Agar Semua Jadi Haji Mabrur, DPR Bentuk Dua Tim Pengawas

Siswanto | Dian Rosmala
Agar Semua Jadi Haji Mabrur, DPR Bentuk Dua Tim Pengawas
Ilustrasi haji. [shutterstock]

Tim yang dipimpin oleh Fahri Hamzah akan mengawasi persiapan ibadah haji akan melakukan beberapa hal:

Suara.com - DPR membentuk dua tim pengawasan untuk memantau proses penyelenggaraan ibadah haji tahun 2016. Tim terbagi dua, pengawas persiapan dan pelaksanaan.

Tim akan diberangkatkan ke Arab Saudi dalam dua gelombang. Tim pengawas pertama akan berada di Arab Saudi pada tanggal 23 - 29 Agustus 2016. Dan tim kedua tanggal 2 - 18 September 2016.

Tim terdiri dari anggota Komisi Vlll yang membidangi masalah agama dan merupakan mitra kerja dari Kementerian Agama. Anggotanya terdiri dari anggota Komisi V dan Komisi IX. Komisi V membidangi masalah infrastruktur akan memastikan segala fasilitas yang akan dibutuhkan oleh jamaah haji. Sementara Komisi IX mengawasi masalah kesehatan.

"Saya sebagai wakil ketua DPR RI bidang korkesra yang membidangi masalah agama akan memimpin tim pengawas gelombang pertama untuk memantau persiapan pelaksanaan ibadah haji. Besok kami akan berangkat ke Saudi Arabia. Sementara tim gelombang kedua akan dipimpin langsung oleh Ketua DPR RI Ade Komarudin," kata Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah di DPR, Senayan, Jakarta, Senin (22/8/2016).

Tim yang dipimpin oleh Fahri Hamzah akan mengawasi persiapan ibadah haji akan melakukan beberapa hal:

Pertama, memastikan pemerintah memberikan pembinaan, pelayanan, dan perlindungan yang sebaik-baiknya kepada jemaah haji sebagaimana rekomendasi dalam berbagai rapat kerja yang sudah dilakukan sebelumnya bersama DPR RI.

Kedua, memantau langsung di lapangan terkait berbagai fasilitas yang seharusnya sudah jauh lebih baik dari tahun sebelumnya, di antaranya tempat penginapan, catering, alat transportasi baik dari Mekah ke Madinah ataupun sebaliknya, juga kebutuhan dan fasilitas Jama'ah haji selama di Kota Madinah dan Mekah sesuai dengan standar yang sudah disepakati dalam rapat kerja antara Pemerintah dan DPR.

Ketiga, mencatat berbagai temuan baru terkait persiapan pelaksanaan ibadah haji untuk kembali dibahas bersama pemerintah sebagai rekomendasi guna perbaikan di tahun mendatang.

dalam pelaksanaan ibadah haji tahun ini terdapat beberapa perbaikan kebijakan yang bertujuan untuk memberikan layanan yang lebih baik.

Guna memastikan pelaksanaan beberapa kebijakan tersebut, tim pengawas akan melakukan peninjauan langsung ke berbagai fasilitas jemaah haji sekaligus untuk memastikan berbagai kasus yang pernah terjadi pada tahun lalu tidak terulang lagi. Kasus yang ditemukan tahun lalu, antara lain ditemukan 20 ambulans dari total 30 ambulans yang tidak berfungsi, fasilitas pemondokan kurang baik, dan transportasi darat kurang maksimal.


Twitter Dpr

Parlementaria

Berita, fakta dan informasi mengenai seputar yang terjadi di DPR-RI