alexametrics

DPR Minta Mendikbud Buat Skenario Terburuk Tentukan Waktu Tahun Ajaran Baru

Chandra Iswinarno | Novian Ardiansyah
Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira. [ANTARA /Rosa Panggabean]
Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira. [ANTARA /Rosa Panggabean]

Kemendikbud juga dirasa perlu menyiapkan skenario pesimis sebagai kemungkinan terburuk apabila Covid-19 tidak juga mereda di penghujung Juni.

Hal itu ia tegaskan usai diminta klarifikasi atas rumor yang beredar mengenai pembukaan kembali sekolah pada Juli. Adapun yang menanyakan ihwal tersebut ialah anggota Komisi X Fraksi PKB DPR RI Lathifa Shohib saat rapat kerja secara virtual.

"Saya klarifikasi statemen mas menteri ini benar atau hoaks, terkait dengan tahun ajaran baru. Saya membaca di berita online bahwa mas menteri menyatakan bulan Juli, sekolah sudah akan kembali normal dan anak-anak sudah bisa belajar di sekolah?" tanya Lathifah.

"Kalau boleh, saya langsung saja klarifikasi tidak benar kami belum mengungkapkan pernyataan," jawab Nadiem, Rabu (20/5/2020).

Nadiem mengatakan mengenai pembukaan sekolah kembali masih harus menunggu keputusan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Mengingat aspek kesehatan menjadi hal utama yang harus dipertimbangkan sebelum kembali memulai kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Baca Juga: Belum Ada Keputusan, Menteri Nadiem Pastikan Sekolah Masuk Juli Cuma Hoaks

"Keputusan kapan? Dengan format apa? Seperti apa? Karena ini faktor kesehatan bukan pendidikan itu masih di Gugus Tugas. Jadi mohon menunggu, saya pun tidak bisa memberikan statemen apapun keputusan itu karena itu dipusatkan di Gugus Tugas," kata Nadiem.


Twitter Dpr

Parlementaria

Berita, fakta dan informasi mengenai seputar yang terjadi di DPR-RI