Kabar Baik, CDC Sebut Virus Corona Covid-19 Tak Mudah Menular di Permukaan

Bimo Aria Fundrika
Ilustrasi virus corona (coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus corona (coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)

Sebelumnys CDC sempat memperingatkan bahwa "mungkin saja" virus Corona Covid-19 bisa menular dari permukaan yang telah terkontaminasi.

Suara.com - Kabar Baik, CDC Sebut Virus Corona Corona Tak Mudah Menular di Permukaan

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat baru-baru ini mengatakan bahwa virus corona baru “tidak menyebar dengan mudah” melalui permukaan atau benda yang tersentuh.

Pada awal Maret, badan kesehatan itu memperingatkan bahwa "mungkin saja" virus itu bisa menular dari permukaan yang telah terkontaminasi.

COVID-19 mampu membajak sel inang untuk mereplikasi, menciptakan ribuan salinannya sendiri hingga sel inang kewalahan dan secara efektif membunuh dirinya sendiri [NIAID].
COVID-19 mampu membajak sel inang untuk mereplikasi, menciptakan ribuan salinannya sendiri hingga sel inang kewalahan dan secara efektif membunuh dirinya sendiri [NIAID].

"Mungkin saja seseorang bisa mendapatkan Covid-19 dengan menyentuh permukaan atau objek yang memiliki virus di atasnya dan kemudian menyentuh mulut, hidung, atau mata mereka sendiri," kata laman web CDC.

CDC menyebut bahwa ni tidak dianggap sebagai cara utama penyebaran virus, tetapi mereka masih belajar lebih banyak tentang virus ini.

Cara lain agar virus tidak mudah menyebar adalah dari hewan ke manusia atau manusia ke hewan. Demikian seperti dilansir dari NY Post.

Tidak jelas kapan CDC memperbarui panduannya.Hingga kini masih belum ada penjelasan resmi terkait perubahan pedoman itu.

Mereka terus mencatat bahwa virus tersebut diperkirakan terutama menyebar dari orang ke orang - bahkan oleh mereka yang tidak menunjukkan gejala.

Secara khusus, itu terutama menyebar di antara orang-orang yang berada dalam kontak dekat, dalam jarak 6 kaki satu sama lain, ketika seseorang dengan infeksi batuk, bersin atau berbicara, menyebabkan tetesan mendarat di mulut atau hidung orang lain.

Food and Drug Administration mengatakan bulan lalu tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa virus dapat menyebar melalui makanan, atau pembungkusnya.

"Masalah terbesar adalah bahwa orang terkena Covid-19 dari orang lain," kata Marilyn Roberts, seorang ahli mikrobiologi dan profesor di University of Washington.

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS