facebook

Jadi Jemaah Haji Termuda, Gadis Asal Sanur Denpasar Ini Tak Menyangka Akhirnya Berangkat

Eviera Paramita Sandi
Penjual Kartu Perdana untuk Jemaah Haji 2022 (Photo credit: MCH 2022)
Penjual Kartu Perdana untuk Jemaah Haji 2022 (Photo credit: MCH 2022)

Purwanti pun mengambil keputusan untuk melimpahkan nomor porsi haji suaminya kepada sang anak sulung.

SuaraBali.id - Indonesia sudah mulai memberangkatkan jemaah haji ke Arab Saudi sejak beberapa waktu lalu. Momen naik haji ini pasti menjadi kerinduan banyak umat muslim karena sebelumnya saat pandemic Covid-19 terjadi penundaan untuk menjalankan ibadah ini.

Peserta ibadah haji ini pun bermacam-macam, termasuk dari Embarkasi Bali. Salah satunya adalah Meila Cahyani, seorang gadis berusia 20 tahun warga Bali ini.

Seperti diberitakan beritabali.com - jaringan suara,com, gadis kelahiran Wonogiri, 5 Mei 2002 itu menjadi peserta haji termuda asal Bali. Ada alasan mengapa akhirnya gadis ini berangkat ke Arab Saudi.

Meila bisa berangkat ke Tanah Suci karena menggantikan ayahnya yang sudah meninggal dunia. Hal ini karena sang ayah meninggal hanya beberapa waktu sebelum jadwal keberangkatan haji.

Baca Juga: Hadapi Proses Sidang, Mantan Bupati Eka Wiryastuti Sebut Dirinya Berjuang Sendirian

"Tidak ada harapan atau persiapan berlebih," tutur Meila mengenai persiapannya berangkat ke Tanah Suci. Ia mengaku hanya fokus mempersiapkan mental dan fisik untuk menjalankan ibadah haji.

Mengutip haji.kemenag.go.id, ayah Meila, Muhammad Rais (46), sebenarnya dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 2019 lalu.

Kala itu Rais seharusnya berangkat haji bersama istrinya, Purwanti. Namun karena Rais yang meninggal dunia beberapa waktu sebelum jadwal keberangkatan haji, Purwanti pun akhirnya menunaikan ibadah haji sendiri.

Pihak Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama Provinsi Bali lantas menawarkan dua pilihan untuk Purwanti, yakni apakah porsi jemaah haji yang meninggal dunia akan diberikan kepada ahli waris atau menarik kembali biaya haji.

Purwanti pun mengambil keputusan untuk melimpahkan nomor porsi haji suaminya kepada sang anak sulung. Alhasil Meila pun mendapatkan kesempatan untuk berangkat haji di usianya yang masih 20 tahun.

Baca Juga: Jenguk Eka Wiryastuti di Pengadilan, Mantan Wagub Sudikerta : Saya Sudah Lepas dari Dunia Sekala

Ditemui di kediamannya di wilayah Sanur, Denpasar Selatan, Meila mengaku tidak menyangka bahwa dirinya akan berhaji. Namun kala itu ia tidak terlalu banyak bercerita, membiarkan sang ibunda yang menerangkan situasinya.