facebook

Tingkatkan Kompetensi SDM, Kemnaker Teken MoU dengan World Forest

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melakukan penandatanganan momerandum of understanding (MoU) di Tokyo Jepang, Rabu (29/6/2022). (Dok: Kemnaker)
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melakukan penandatanganan momerandum of understanding (MoU) di Tokyo Jepang, Rabu (29/6/2022). (Dok: Kemnaker)

World Forest diharapkan bisa menjembatani asosiasi industri di Jepang untuk dapat membuka tempat uji kompetensi di Indonesia.

Suara.com - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melakukan penandatanganan momerandum of understanding (MoU) atau nota kesepahaman dengan World Forest. Penandatanganan MoU ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi, daya saing dan produktivitas SDM Indonesia.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker, Budi Hartawan mengatakan, tantangan bonus demografi saat ini harus dimanfaatkan secara maksimal melalui kerja sama dari berbagai pihak termasuk dengan mitra asing.

"Salah satunya melalui penyelenggaraan pelatihan vokasi yang sesuai standar industri," ucap Budi Hartawan dalam sambutannya pada acara Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan World Forest, di Tokyo Jepang, Rabu (29/6/2022) waktu setempat.

Menurut Budi, MoU ini merupakan bukti keseriusan dari Kemnaker dan World Forest agar pelatihan yang sesuai dengan standar industri di Jepang dapat segera terlaksana di balai-balai pelatihan vokasi.

Baca Juga: Menaker Ida Fauziyah Ingatkan Industri Perbankan Siap Hadapi Digitalisasi

"Saya ingin World Forest dapat membawa standar industri yang ada di Jepang untuk mengembangkan kejuruan pelatihan vokasi yang sesuai dengan standar Jepang," katanya.

Lebih lanjut, Budi mengharapkan World Forest juga menjembatani asosiasi industri di Jepang untuk dapat membuka tempat uji kompetensi di Indonesia.

"Ini dimaksudkan agar peserta pelatihan yang telah mengikuti pelatihan dan mengikuti sertifikasi di Indonesia dapat segera berpartisipasi dalam program pemagangan," ujarnya.