alexametrics

Tak Sekadar Sediakan Air Bersih, Pamsimas Mampu Bangun Solidaritas Warga

Fabiola Febrinastri
Pamsimas menumbuhkan solidaritas warga. (Dok: PUPR)
Pamsimas menumbuhkan solidaritas warga. (Dok: PUPR)

Program Pamsimas akan selalu dimulai dengan mengkaji secara bersama potensi.

Suara.com - Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat atau Pamsimas merupakan program yang dihadirkan pemerintah bagi penyediaan air bersih bagi warganya. Program ini telah dijalankan di seluruh wilayah Indonesia, terutama di daerah-daerah yang sulit mendapat air bersih.

Pamsimas tak sekadar memberikan akses layanan air bersih semata, tapi menjadi kegiatan yang mampu merekatkan hubungan warga. Pamsimas dimulai dengan membentuk Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) dari tingkat basis paling bawah (dusun). Organisasi bentukan masyarakat seperti KKM ini telah memiliki kekuatan hukum dan dapat merencanakan, melaksanakan dan memastikan pemeliharaan keberlanjutan.

Program Pamsimas akan difasilitasi oleh pemerintah tingkat desa dalam proses pengajuan ke pemerintah pusat. Pada sepanjang prosesmya tentu melibatkan warga desa setempat. Di beberapa desa, pembiayaan Program Pamsimas bahkan dimulai dari urunan warga.

Dalam setiap pelaksanaannya, Program Pamsimas akan selalu dimulai dengan mengkaji secara bersama potensi, masalah air minum, dan sanitasi di tiap desa. Warga dilibatkan dalam perencanaan dan pembuatan peta desa.

Baca Juga: Menteri PUPR Minta Warga Terdampak Banjir Bandang Kota Batu Direlokasi

Ini merupakan cara efektif, agar warga desa mengenali potensi desa mereka secara seksama, termasuk potensi sumber air serta kelestariannya. Ketrampilan seperti itu juga mendorong perencanaan tata ruang desa yang lebih partisipatif.

Kaum perempuan pun tak ditinggalkan. Mereka juga dilibatkan dalam upaya mewujudkan ketersediaan air bersih di desanya.

Keterbukaan antar warga dan kerja bersama seperti ini tak hanya memuculkan rasa
memiliki dan tanggungjawab terhadap program dan bangunan yang dibuat, tapi juga memiliki kelebihan lain, yaitu juga membangun solidaritas antar warga dan menumbuhkan kembali semangat gotong royong.

Pamsimas menumbuhkan solidaritas warga. (Dok: PUPR)
Pamsimas menumbuhkan solidaritas warga. (Dok: PUPR)

Warga Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, merupakan salah satu yang menerima banyak manfaat Program Pamsimas. Ketika pipa air rusak atau bocor, warga bersama-sama menggali dan mengganti pipa sepanjang kurang lebih 19 kilometer yang membentang dari desa ke sumber air yang berada di kecamatan lain.

Kebersamaan seperti ini mampu menumbukan semangat untuk mempelajari hal-hal baru, termasuk ketrampilan manajerial dan kewirausahaan di desa. Hal ini terjadi di Desa Ngadisari, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Baca Juga: Berdayakan UMKM, Kementerian PUPR Sediakan 1.409 Gerai di Seluruh Rest Area

Warga desa yang tinggal berdekatan dengan Taman Nasional Gunung Bromo- Tengger-Semeru ini mampu badan usaha pengelolaan air dan sanitasi bernama “Tirta Sari Utama”.