facebook

Jangkau Pulau-pulau Kecil, Program Pamsimas Ikut Berkontribusi Siapkan Generasi Emas

Fabiola Febrinastri
Air untuk generasi emas Indonesia. (Dok: PUPR)
Air untuk generasi emas Indonesia. (Dok: PUPR)

Pemerintah bertekad mempersiapkan generasi emas bonus demografi pada 2045.

Air adalah sumber kehidupan, kebutuhan paling esensial bagi tiap manusia. Tapi di perdesaan atau pinggiran kota (peri-urban), warga sering kesulita mendapatkannya, baik untuk keperluan minum, cuci, maupun mandi dan buang air.

Tanpa air minum, maka tak mungkin terselenggara fasilitas sanitasi (mandi, cuci, kakus) yang layak. Banyak warga desa terpaksa memakai air kotor untuk minum serta buang air sembarangan termasuk di sumber air yang tersedia.

Sebelum Program Pamsimas, banyak daerah, air sangat sulit didapat sehingga mahal harganya. Banyak warga perdesaan harus mengeluarkan uang cukup besar untuk mendapatkannya, bisa sampai 30% dari pendapatan mereka setiap bulan.

Selama dua dasawarsa terakhir hingga menjelang pandemi Covid-19, berdasarkan data Badan Pusat Statistik, tingkat kemiskinan di Indonesia turun setengahnya menjadi 9,78% pada tahun 2020.

Baca Juga: Berkat Pamsimas, Warga Lokodidi Tak Perlu Dorong Gerobak Lagi untuk Nikmati Air Bersih

Pemerintah Siapkan Generasi Emas
Pemerintah bertekad mempersiapkan generasi emas bonus demografi pada 2045, yakni ketika penduduk usia produktif lebih banyak dari anak- anak dan lansia.

Hasil Survei Status Gizi Balita Indonesia menunjukkan bahwa angka stunting di Indonesia berada ada di posisi 27,67 persen pada 2019. Salah satu kunci menangani itu adalah dengan menyediakan air minum dan sarana sanitasi yang sehat namun murah, khususnya bagi warga perdesaan.

Itu sebabnya, Pamsimas memprioritaskan kegiatan di kawasan perdesaan dan pinggiran kota yang di masa lalu kondisinya menyedihkan: pada 1993, hanya sekitar 38% rumah tangga di Indonesia yang memiliki akses berkelanjutan terhadap sumber air minum layak; dan hanya sekitar 25% rumah tangga yang memiliki fasilitas sanitasi dasar layak. Sebagian penduduk besar tidak punya, khususnya di perdesaan.

Program Pamsimas tak bisa dipisahkan dari komitmen pemerintah Indonesia untuk mencapai Sasaran Pembangunan Milenium (Millennium Development Goals/MDGs) serta Sasaran Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/ SDGs).

Sasaran-sasaran itu termasuk mengakhiri kemiskinan, mencapai kesetaraan dan mengatasi perubahan iklim. Salah satunya menjamin ketersediaan air minum dan pengelolaannya, serta sanitasi yang berkelanjutan untuk semua warga.

Baca Juga: Pamsimas Juga Libatkan Penyandang Disabilitas

Mirani Arlan
CPMU Pamsimas