TKN Jokowi Minta KPU Perbanyak Iklan Sosialisasi Pemilu di Televisi

Bangun Santoso | Novian Ardiansyah
Direktur Program TKN Aria Bima. (Suara.com/Novian Ardiansyah)
Direktur Program TKN Aria Bima. (Suara.com/Novian Ardiansyah)

Iklan sosialisasi pemilu dinilai masih kurang dan perlu diperbanyak

Suara.com - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin menilai KPU masih kurang dalam melakukan iklan sosialisasi terkait Pemilu 2019. Padahal, adanya iklan tersebut dinilai dapat menggaet tingkat partisipasi pemilih sekaligus menekan angka golput.

Direktur Program TKN Aria Bima meminta agar KPU agar lebih gencar dalam mensosialisasikan calon pemilih agar tidak golput. Ia meminta sosialisasi itu dipasang dalam iklan layanan masyarakat pada beragam media, terutama media elektronik televisi.

"Harus lebih disosialisasikan terutama di video stream TV yang paling menyedot pemirsa yang cukup banyak, pengaruh TV 80 persen sendiri. Saya berharap KPU mensosialisasikan partisipasi untuk lebih bisa maksimal terutama hal yang berkaitan dengan pindah tempat karena faktor pekerjaan ini masih banyak yang bingung," ujar Aria Bima di Hotel Sultan (14/3/2019).

TKN juga meminta KPU agar dapat menjelaskan secara detail terkait tata cara bagi pemilih yang pindah TPS. Karena menurutnya, suara dari pemilih golongan tersebut relatif banyak dan khawatir jika mereka golput lantaran tidak tahu bagaimana menggunakan hak pilihnya.

"Mohon KPU juga harus segera diselesaikan dan memberikan suatu cara-cara yang lebih khusus karena jumlahnya cukup relatif banyak," imbuh Aria.


Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS