facebook

Piala Eropa 1960, Inisiasi Mimpi Delaunay yang Dimenangi Soviet

Arsito Hidayatullah
Kiper legendaris Uni Soviet, Lev Yashin. (Shutterstock)
Kiper legendaris Uni Soviet, Lev Yashin. (Shutterstock)

Turnamen perdana yang ternyata harus turut diwarnai situasi politik Eropa.

Suara.com - Turnamen antar-negara Piala Eropa pertama pada tahun 1960 adalah juga perwujudan dari angan-angan mantan Sekjen Federasi Sepakbola Prancis (FFF), Henri Delaunay. Hanya saja, meski Delaunay sudah mengungkapkannya sejak tahun 1927, baru tahun 1957 turnamen itu disepakati, atau dua tahun setelah Delaunay wafat.

Tak heran jika kemudian trofi Piala Eropa (belakangan disebut Euro) dilabeli nama tokoh sepakbola Prancis itu. Dimulai dengan sistem knock-out kandang-tandang sejak tahun 1958 dengan melibatkan 17 tim, turnamen finalnya akhirnya diputuskan digelar di Prancis, dengan Paris dan Marseille terpilih sebagai kota penyelenggara.

Turnamen finalnya sendiri berbeda dengan yang belakangan dikenal, karena hanya memainkan empat pertandingan yaitu semifinal, perebutan tempat ketiga, serta final. Keempat tim yang melaju ke tahapan ini adalah Prancis, Cekoslovakia, Yugoslavia dan Uni Soviet.

Yang menarik, Soviet melaju ke semifinal justru karena "berkah politis". Itu lantaran lawannya di perempat final, yaitu Spanyol yang ketika itu masih dikuasai Jenderal Franco, menolak berhadapan dengan Soviet. Soviet pun berhadapan dengan Cekoslovakia di Marseille, dan terbukti bukan tim sembarangan karena mampu menang dengan skor 3-0.

Sementara di laga semifinal lainnya yang digelar di Paris, tuan rumah berjuang keras sebelum akhirnya harus menyerah di tangan Yugoslavia dengan skor 4-5. Lantas, sehari sebelum final yang digelar pada 10 Juli, perebutan tempat ketiga pun dilaksanakan antara Cekoslovakia vs Prancis, yang dimenangi tim asal Eropa Timur dengan skor 2-0.

Final sendiri kemudian berlangsung seru, karena Yugoslavia dan Soviet terbukti relatif sama kuat. Selain mampu mencetak gol lebih dulu, Yugoslavia bahkan sempat mendominasi jalannya pertandingan. Namun setelah imbang 1-1 dan melalui perpanjangan waktu, Soviet yang banyak dibantu aksi gemilang kiper Lev Yashin, akhirnya memastikan kemenangan lewat gol dari Viktor Ponedelnik.

Data Piala Eropa 1960:
-Tuan rumah (turnamen final): Prancis
-Juara: Uni Soviet
-Jumlah pertandingan: 4
-Final: Uni Soviet vs Yugoslavia (2-1/usai perpanjangan waktu)
-Laga final: 10 Juli, di Parc des Princes, Paris
-Top scorer: Valentin Ivanov (Rusia), Viktor Ponedelnik (Rusia), Milan Galic (Yugoslavia), Drazan Jerkovic (Yugoslavia), Francois Heutte (Prancis) --masing-masing 2 gol
Fakta menarik: Selain kental nuansa politis terutama dengan mundurnya Spanyol di bawah Jenderal Franco, turnamen ini juga absen diikuti tiga tim kuat: Inggris, Italia dan Jerman Barat.
[UEFA]