Antisipasi Ramadan dan Idul Fitri 1440 H, Mandiri Siapkan Rp 54,9 Triliun

Fabiola Febrinastri
Antisipasi Ramadan dan Idul Fitri 1440 H, Bank Mandiri menyiapkan Rp 54,9 triliun. (Dok : Bank Mandiri)
Antisipasi Ramadan dan Idul Fitri 1440 H, Bank Mandiri menyiapkan Rp 54,9 triliun. (Dok : Bank Mandiri)

Sekitar 82 persen untuk memenuhi ketersediaan dana di mesin-mesin ATM Mandiri.

Suara.com - Bank Mandiri menyiapkan dana tunai sebesar Rp 54,9 triliun atau sekitar Rp 1,9 triliun per hari untuk mengantisipasi kenaikan kebutuhan uang tunai masyarakat di bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri 1440 H. Antisipasi tersebut akan diberlakukan selama 28 hari kerja, yaitu pada 13 Mei – 9 Juni 2019.

Menurut Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan Bank Mandiri, Hery Gunardi, alokasi dana tunai harian tersebut meningkat sekitar 19 persen dari rata-rata kebutuhan harian pada kondisi normal.

“Alokasi dana tunai yang disiapkan ini telah memperhitungkan kebutuhan dana masyarakat, terutama nasabah korporasi, mengingat masa pembayaran gaji Mei diperkirakan akan berbarengan dengan Tunjangan Hari Raya (THR) pada sekitar akhir Mei,” ungkap Hery.

Menurutnya, dari besaran tersebut, pihaknya mengalokasikan sekitar 82 persen untuk memenuhi ketersediaan dana di mesin-mesin ATM Mandiri, sedangkan 18 persen akan ditempatkan di kantor cabang.

“Untuk mengantisipasi peningkatan transaksi tunai di ATM menjelang libur Idul Fitri, kami akan melakukan pengisian limit maksimal di setiap ATM Mandiri sejak pekan kedua Mei hingga pekan pertama Juni 2019,” imbuh Hery.

Dia menambahkan, Bank Mandiri akan menyiapkan jaringan IT secara optimal untuk memastikan seluruh operasional channel pembayaran elektronik lainnya, seperti jaringan ATM, SMS Banking, Mandiri Online dan Mandiri Call 14000, tetap terjaga dengan membentuk tim monitoring IT yang selalu siaga selama liburan.

Saat ini, nasabah dapat melakukan transaksi melalui 18.291 mandiri ATM yang terhubung dalam jaringan ATM Link, ATM Bersama, ATM Prima dan Visa/Plus. Untuk mengetahui lokasi cabang dan ATM Bank Mandiri terdekat, nasabah dapat mengakses www.bankmandiri.co.id.

Seluruh layanan perbankan 24 jam ini menyediakan sarana yang memungkinkan nasabah bertransaksi dengan nyaman seperti Informasi Rekening, Transaksi Transfer, Transaksi Pembayaran Listrik, Air, Telepon/Handphone, Kartu Kredit, Tiket Pesawat dan Kereta Api, Pajak, Pendidikan, Asuransi, Televisi Berlangganan, Internet, hingga Pembelian Isi Ulang Pulsa.

Adapun pada masa libur Idul Fitri pada 3-7 Juni 2019, Hery mengungkapkan, Bank Mandiri akan tetap mengoperasikan 385 cabang di seluruh Indonesia secara bergantian untuk memberikan layanan perbankan terbatas kepada masyarakat, termasuk untuk pembayaran Delivery Order pembelian BBM oleh SPBU-SPBU dan pembayaran pajak.

“Informasi terkait kantor-kantor cabang yang operasional pada saat libur Idul Fitri akan dapat diketahui nanti melalui website www.bankmandiri.co.id,” kata Hery.

Sebar 77 titik Penukaran UPK
Bank Mandiri juga menyiapkan 77 titik penukaran uang pecahan kecil (UPK) di seluruh Indonesia untuk membantu masyarakat mendapatkan uang kartal menjelang Idul Fitri 1440 H.

Senior Executive Vice President Operasi Bank Mandiri, Aquarius Rudianto menjelaskan, penempatan titik penukaran UPK itu dilakukan pada 2 Mei - 2 Juni 2019 secara bergiliran di sejumlah lokasi di luar kantor cabang, seperti rest area tol JORR dan ruas Cipali, pasar-pasar tradisional, dan alun-alun kota.

"Meski saat ini penetrasi digital banking sangat luas, masyarakat tetap membutuhkan uang kartal yang sangat besar menjelang Idul Fitri, misalnya untuk dibagi-bagikan kepada keluarga dan tetangga di rumah atau di kampung halaman," kata Aquarius

Dia menambahkan, pihaknya menyiapkan uang kecil pecahan Rp 20 ribu, Rp 10 ribu, Rp 5 ribu dan Rp 2 ribu senilai rata-rata Rp 1,3 miliar di setiap titik penukaran per hari.

Antisipasi Ramadan dan Idul Fitri 1440 H, Bank Mandiri menyiapkan Rp 54,9 triliun. (Dok : Bank Mandiri)
Antisipasi Ramadan dan Idul Fitri 1440 H, Bank Mandiri menyiapkan Rp 54,9 triliun. (Dok : Bank Mandiri)

"Sejak 2 Mei 2019, kami telah melayani penukaran UPK mencapai Rp 82,47 miliar, dimana pecahan yang paling dicari adalah Rp 10 ribu, yang mencapai 35 persen dari UPK yang telah ditukar," katanya.

Selain lokasi tersebut, katanya, masyarakat juga dapat menukarkan UPK di seluruh cabang Bank Mandiri.

"Secara nasional, kami menyiapkan sekitar Rp 2 triliun untuk penukaran UPK. Nah, sampai 16 Mei 2019, UPK yang sudah tersalur Rp 1,14 triliun," katanya.

Perkuat Layanan e-Money
Sebagai dukungan pada mobilitas masyarakat yang akan melaksanakan tradisi mudik pada musim libur Idul Fitri 1440 H, Hery mengatakan, pihaknya juga telah meningkatkan ketersediaan uang elektronik Mandiri e-money untuk memudahkan masyarakat melakukan pembayaran tol.

Untuk itu, kata Hery, Bank Mandiri juga meningkatkan kerja sama dengan merchant-merchant mitra melalui Indomaret, Alfamart, PVJ Mall, Jogjamart, Gramedia, Gunung Agung, Mitra 10, Merchant Online (Tokopedia, Shopee, Blibli, Bhinneka, Dinomarket, JD. ID, dan Es.ID) dan lain-lain.

Hingga April 2019, kartu Mandiri e-money yang telah diterbitkan Bank Mandiri mencapai hampir 18 juta kartu, dengan nilai transaksi selama Januari - April 2019 sebesar Rp 4,8 triliun, dimana 89 persen transaksi dilakukan pada gerbang tol.

Adapun ruas jalan tol yang dapat diakses kartu Mandiri e-money mencapai sebanyak 49 ruas, sepanjang lebih dari 1.100 kilometer, antara lain ruas tol sepanjang Pelabuhan Merak sampai ke Surabaya.


Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS