facebook

Jerman, Juara Dunia yang Sudah "Kangen" Memeluk Trofi Euro

Arsito Hidayatullah
Para pemain Jerman saat merayakan momen juara Piala Dunia 2014 di Brasil. [Shutterstock]
Para pemain Jerman saat merayakan momen juara Piala Dunia 2014 di Brasil. [Shutterstock]

Sempat dikenal berpola bak mesin diesel, Jerman kerap jadi tim favorit maupun unggulan.

Suara.com - Mungkin masih segar dalam ingatan bagaimana tim sepakbola Jerman sukses meraih gelar juara di Piala Dunia (PD) 2014 di Brasil. Sekadar mengingatkan, itu adalah gelar PD keempat Jerman, atau hanya kurang satu dibanding milik Brasil (lima gelar).

Di kancah sepakbola Eropa pun yang turnamennya dalam dua dekade belakangan dikenal dengan nama Euro, Jerman merupakan salah satu penguasa. Bersama Spanyol yang saat ini masih berstatus juara bertahan, Jerman sudah sama-sama tiga kali meraih trofi Piala Eropa.

Hanya saja, ketiga prestasi di kancah Euro itu sudah terhitung cukup lama didapatkan Jerman. Tepatnya yaitu pada 1972, 1980, dan 1996. Itu pun dengan catatan bahwa dua yang pertama mereka dapatkan di bawah bendera Jerman Barat. Sementara selain juara, Jerman adalah juga runner-up di Piala Eropa tahun 1976, 1992 dan 2008.

Bagaimana pun, tim Jerman memang selalu menjadi salah satu favorit maupun unggulan, baik di ajang Piala Dunia, apalagi di Euro. Tak terkecuali pada Euro 2016 di Prancis ini, di mana mereka pun diundi sebagai tim unggulan di Grup C. Jika bicara di atas kertas, tiga tim lainnya di grup ini yaitu Ukraina, Polandia dan Irlandia Utara, harusnya masih bisa diatasi oleh Jerman.

Bila melihat pada perjalanan mereka di kualifikasi Euro 2016 ini, Jerman yang dulu sempat diidentikkan dengan gaya permainan "diesel" (lambat panas), mungkin tidak terlalu istimewa. Menghuni Grup D kualifikasi, Jerman hanya mampu meraih 22 poin dari 10 pertandingan, dengan 7 kemenangan, 1 hasil imbang, dan 2 kekalahan. SeliSih golnya pun tak terlalu luar biasa, yakni 24-9 atau +15.

Yang menarik, runner-up grup kualifikasi Jerman saat itu adalah Polandia, yang lolos dengan selisih hanya 1 poin di bawah Der Panzer. Bahkan satu dari dua kekalahan Jerman di kualifikasi itu dialami saat tandang ke Polandia, dengan skor 2-0 untuk tuan rumah --satunya lagi adalah kekalahan 0-1 Jerman di Irlandia.

Maka, meski diunggulkan dan difavoritkan, serta telah memiliki koleksi banyak gelar juara, Jerman dipastikan tak akan melenggang mudah begitu saja. Minimal di babak grup, Polandia sudah terbukti sebagai tim yang berpengalaman menghentikannya.

Walau begitu, jika boleh diprediksikan lebih awal, Jerman mungkin masih akan lolos dari babak grup Euro kali ini. Itu juga sudah dengan perhitungan bahwa beberapa pemain berpengalaman mereka kini telah tak ada lagi, lantaran segera pensiun pasca-juara PD 2014 lalu. Bahkan meski Bastian Schweinsteiger tak ada pun, rasanya masih ada banyak pilihan lain yang cukup kuat di tim Jerman.

Data Profil:
-Julukan tim: Der Panzer (Panser)
-Penampilan di (putaran final) Euro: 12 kali
-Juara Euro: 1972, 1980, 1996
-Runner-up: 1976, 1992, 2008
-Pemain bintang: Thomas Mueller
-Pelatih: Joachim Loew
-Daftar pemain (sementara):
Kiper: Manuel Neuer, Marc-Andre ter Stegen, Roman Weidenfeller
Belakang: Jonas Hector, Shkodran Mustafi, Mats Hummels, Emre Can, Matthias Ginter, Jerome Boateng, Erik Durm
Tengah: Sami Khedira, Mesut Ozil, Andre Schurrle, Lukas Podolski, Marco Reus, Thomas Mueller, Toni Kroos, Julian Draxler, Bastian Schweinsteiger
Depan: Mario Goetze, Mario Gomez, Max Kruse, Leroy Sane
-Jadwal laga:
vs Ukraina -- 12-06-2016, 21.00 (waktu setempat), Stade Pierre-Mauroy, Lille
vs Polandia -- 16-06-2016, 21.00, Stade de France, Saint-Denis
vs Irlandia Utara -- 21-06-2016, 18.00, Parc des Princes, Paris
[UEFA]