Alexa

Puncak Arus Mudik H-3/H-2

Ardi Mandiri
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Umumnya para wirausaha akan pulang lebih awal sedangkan para pegawai akan mudik di 13, 14, 15 Juli.

Suara.com - PT Jasa Marga Tbk memperkirakan puncak arus mudik dari Jakarta dan sekitar melalui jalan tol ke Jawa Tengah, Barat, dan Timur pada H-3 dan H-2.

"Sekitar 70 persen pemudik akan tersebar di 13, 14, 15 Juli dengan puncak pada 14 dan 15 Juli atau H-3 dan H-2, jika lebaran jatuh pada 17 Juli Jumat dan 18 Juli Sabtu," kata Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk Adityawarman kepada pers di Jakarta, Selasa (30/6/2015).

Menurut Adityawarman, sekitar 30 persen pemudik diperkirakan akan mudik via jalan tol pada Sabtu dan Minggu atau pada 4 dan 5 Juli.

"Umumnya para wirausaha akan pulang lebih awal sedangkan para pegawai akan mudik di 13, 14, 15 Juli, setelah THR cair dan 16 Juli cuti bersama," katanya.

Dengan demikian, kata Adityawarman, beban jalan tol pada arus mudik tahun ini akan lebih ringan.

"Meski begitu, lalu lintas harian (lhr) pada saat normal 11.000 kendaraan, pada beban puncak itu akan sampai pada angka 160.000," katanya.

Dia juga memaparkan bahwa kenaikan lalu lintas setidaknya bisa dilihat dari jumlah kendaraan yang melintas masuk melalui Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama menuju di ruas tol Jakarta- Cikampek.

Direktur Operasi Jasa Marga Christantio Prihambodo memprediksi ketika puncak arus mudik akan terjadi pada H-3 atau pada tanggal 14 Juli 2015, kendaraan melalui Gerbang Tol Cikarang Utama akan naik sekitar 99,3 persen dibanding hari biasa.

Dari perhitungannya, jumlah kendaraan di puncak mudik tersebut akan mencapai 141.864 kendaraan per hari atau tumbuh 10 persen dibanding puncak arus mudik tahun lalu.

"Dibandingkan dengan kondisi puncak arus lebaran 2014, ada kenaikan sekitar 10 persen. Karena tahun lalu jumlah kendaraan yang melintas di GT Cikarang Utama arah Cikampek pada saat lalin puncak mencapai 128.967 kendaraan," katanya.

Beban Ciperna Dirut Adityawarman juga memperkirakan, sejak beroperasinya tol Cikopo-Palimanan sepanjang 116 km, maka beban arus kendaraan tol Jasa Marga beralih dari GT Cikopo Cikampek ke Ciperna, Cirebon.

"Kenaikan paling tinggi di Gerbang Ciperna Utama arah Jawa Tengah akan mengalami kenaikan sejumlah 459,19 persen," katanya.

Oleh karena itu, kata Adityawarman, ruas tol Palikanci akan diberlakukan satu kali transaksi hanya di GT Ciperna Utama, sedangkan pada hari biasa dua kali yakni di Plumbon dan Ciperna.

Secara umum, BUMN Tol tersebut memastikan 250 km jalan tol yang dikelolanya akan berada dalam kondisi prima dari sisi kondisi fisik jalan maupun pengelolaannya untuk mendukung kelancaran lalu lintas selama musim mudik lebaran tahun ini.

Sepanjang 250 km jalan tol tersebut terdiri dari sejumlah ruas. Pertama adalah Jalan Tol Jakarta-Cikampek sepanjang 72 km. Kemudian, Jalan Tol Cikampek-Padalarang sepanjang 58,50 km.

Lalu Jalan Tol Padalarang-Cileunyi sepanjang 35,64 km, Jalan Tol Palimanan-Kanci sepanjang 26,30 km dan Jalan Tol Semarang sepanjang 24,5 km.

Ruas lainnya adalah Jalan Tol Semarang-Solo ruas Semarang-Ungaran sepanjang 11,3 km dan juga Jalan Tol ruas Ungaran-Bawen sepanjang 12 km. (Antara)


loading...
loading...
Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

Yuk ajak teman atau pasangan kamu makan petai 😋#DidYouKnow
.
.
.
.
#petai #makanan #food #foodies #facts #fakta #wowfakta #faktaunik #faktakesehatan #stroke #suaradotcom

INFOGRAFIS