Tour of Duty Tingkatkan Pelayanan kepada DPR

Fabiola Febrinastri | Dian Kusumo Hapsari
Tour of Duty Tingkatkan Pelayanan kepada DPR
Kepala Biro (Karo) Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal (Setjen) dan Badan Keahlian (BK) DPR RI Y.O.I Tahapari. (Dok : DPR).

Pejabat yang baru akan membaca dan mempelajari dan akan melakukan perubahan-perubahan.

Suara.com - Kepala Biro (Karo) Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal (Setjen) dan Badan Keahlian (BK) DPR RI, Y.O.I Tahapari menyatakan, tour of duty atau rotasi pejabat merupakan hal yang wajar dan biasa terjadi di dalam suatu organisasi. Justru, pejabat yang dirotasi tersebut harus lebih bersyukur, karena dengan demikian, ia akan mempunyai pengalaman-pengalaman baru. 

Demikian diungkapkan Hanny, sapaan akrabnya kepada Parlementaria, usai memimpin prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) dari Dadang Prayitna selaku pejabat Kepala Bagian (Kabag) Penerbitan kepada Sartomo sebagai pejabat Kabag yang baru, di Ruang Biro Pemberitaan Parlemen, Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (8/11/2019). 

“Dengan pengalaman baru dan banyak, itu dia akan berusaha meningkatkan keterampilannya,” ujar Hanny. 

Pada kesempatan yang sama, Hanny menjelaskan, sebagaimana diketahui bahwa bagian penerbitan memiliki tugas untuk menjadi publishing house. Ia berharap, dengan tugas yang demikian berat ini, pejabat yang baru dapat terus melakukan inovasi yang baru untuk dapat terus mempercepat peningkatan kualitas penerbitan menjadi publishing house di parlemen, yang mana pejabat yang lama telah meletakkan dasar-dasar dan telah melakukan inovasi di bagian penerbitan ini untuk menuju pada publishing house.  

Baca Juga: Prabowo Rapat Perdana dengan Komisi I DPR, Bicara Apa Saja?

“Pejabat yang baru  akan membaca dan mempelajari dan akan melakukan perubahan-perubahan yang telah dilaksanakan oleh pejabat yang lalu. Dan tentu kita harapkan pejabat yang baru ini dapat terus melakukan inovasi yang baru itu untuk dapat terus mempercepat peningkatan kualitas penerbitan menjadi publishing house di DPR,” pungkas Hanny.