Fadli Zon Pimpin Indonesia dalam Sidang Komisi Politik AIPA ke-41
Ia menekankan pada pentingnya stabilitas dan perdamaian di kawasan.
Suara.com - Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Dr. Fadli Zon memimpin delegasi Indonesia dalam sidang Komisi Politik di General Asembly AIPA ke-41, yang diselenggarakan secara daring, Rabu 9 September 2020. Dalam sidang tersebut, politisi Gerindra itu juga didampingi oleh Putu Supadma Rudana, yang merupakan Wakil Ketua BKSAP DPR RI dan Didi Irawady Samsudin dari Fraksi Demokrat sebagai anggota delegasi.
Dalam sidang tersebut, delegasi Indonesia memperjuangkan dua draft resolusi. Pertama, mengenai pentingnya stabilitas kawasan di masa pandemi, khususnya dalam konteks isu Laut China Selatan, dan kedua, mengenai bantuan kemanusiaan bagi pengungsi Rohingya di Rakhine.
Mengenai draft resolusi pertama, Fadli Zon menekankan pada pentingnya stabilitas dan perdamaian di kawasan, terutama pada masa pandemi ini, guna memperkuat kerjasama antar negara ASEAN dalam mengurangi penyebaran Covid-19 dan dampak sosial ekonomi yang ditimbulkan.
Sedangkan terkait draft resolusi kedua, Fadli Zon menyesalkan pendirian parlemen Myanmar yang menolak usulan DPR RI tentang perlunya penguatan dari parlemen atas kesepakatan diantara pemerintah negara ASEAN, terkait dukungan bagi Myanmar untuk memberikan bantuan kemanusiaan, menjamin proses repatriasi yang aman dan bermartabat bagi para pengungsi Rohingya di Rakhine. Terlebih, ketika masalah di Rakhine tersebut telah menciptakan efek "spill over" di kawasan.
Baca Juga: DPR : Kesehatan Masyarakat adalah Faktor Utama Penanganan Covid-19
Efek "spill over" yang dimaksud mengarah kepada manusia perahu dari Rakhine, yang menjadi perhatian tidak hanya Indonesia, tetapi juga sebenarnya negara lain di kawasan, terutama pada masa pandemi ini.
Oleh karena itu, ia menegaskan posisi DPR RI terkait isu kemanusiaan di Rakhine. Ketua BKSAP kukuh bahwa apabila komisi politik tidak dapat mencapai konsensus atas usulan Indonesia, maka Sidang Komisi Politik pada AIPA General Assembly tahun ini, tidak bisa menghasilkan resolusi apapun.
