Gempa 7,6 SR Guncang Sulawesi Utara - Maluku Utara, Legislator Imbau Agar Warga Waspada

Fabiola Febrinastri | RR Ukirsari Manggalani
Gempa 7,6 SR Guncang Sulawesi Utara - Maluku Utara, Legislator Imbau Agar Warga Waspada
Anggota Komisi VIII DPR RI, Husni (Dok: DPR/Arief/Karisma)

Komisi VIII DPR RI mengimbau supaya penanganan bencana dapat berjalan optimal serta keselamatan warga tetap terjaga.

Suara.com - Anggota Komisi VIII DPR RI, Husni, menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada pascagempa bumi berkekuatan 7,6 Skala Richter (SR) yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Ia menekankan bahwa potensi gempa susulan masih dapat terjadi dan perlu diantisipasi dengan langkah-langkah keselamatan yang tepat.

Husni mengingatkan, masyarakat khususnya yang tinggal di wilayah pesisir agar segera mengamankan diri ke tempat yang lebih tinggi. Hal ini guna menghindari potensi tsunami.

“Gempa bumi yang terjadi di Sulawesi Utara maupun di Maluku Utara itu lumayan kuat, 7,6 Skala Richter. Jadi tentunya, biasanya setiap ada gempa baru, selalu ada gempa-gempa susulan,” ujarnya di Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Ia juga menyoroti pentingnya kesiapsiagaan warga dalam menghadapi gempa susulan dengan mencari lokasi aman yang minim risiko.

Baca Juga: BRI Dorong UMKM Desa Hendrosari Lewat Program Desa BRILiaN dan Wisata Lontar Sewu

“Masyarakat yang ada di pinggir pantai diharapkan untuk mencari tempat yang lebih tinggi. Dan bila terjadi gempa susulan, diharapkan mencari titik kumpul seperti lapangan yang tidak ada bangunan dan jaringan listrik,” jelasnya.

Menurut Politisi Fraksi Partai Gerindra ini, ketenangan masyarakat menjadi kunci dalam menghadapi situasi darurat. Sehingga, Ia menghimbau warga tidak panik namun tetap siaga.

“Untuk masyarakat, tetap tenang, jangan panik dalam menghadapi situasi gempa bumi ini,” tegasnya.

Selain itu, Legislator Dapil Sumatera Utara I ini mendorong pemerintah melalui instansi terkait untuk segera melakukan penanganan cepat di lapangan. Ia meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Basarnas, Kementerian Sosial, dan Kementerian Kesehatan untuk turun langsung membantu masyarakat terdampak.

“Kami meminta BNPB, Basarnas, Kemensos, dan Kemenkes untuk sesegera mungkin turun ke daerah bencana melakukan evakuasi, menyiapkan tenda bagi rumah yang runtuh, serta menyediakan makanan siap saji dan obat-obatan,” katanya.

Baca Juga: KB Bank Gelontorkan Rp500 Miliar untuk Akses Pembiayaan UMKM

Ia menambahkan, langkah cepat dan terkoordinasi sangat penting guna menekan dampak kerusakan serta meminimalisir korban jiwa. Dengan kewaspadaan masyarakat dan respons cepat pemerintah, diharapkan penanganan bencana dapat berjalan optimal serta keselamatan warga tetap terjaga.***


Twitter Dpr

Parlementaria

Berita, fakta dan informasi mengenai seputar yang terjadi di DPR-RI