Peringati Harkitnas, DPR Gelar Pameran Keris

Arsito Hidayatullah | Bagus Santosa
Peringati Harkitnas, DPR Gelar Pameran Keris
Pimpinan DPR menghadiri pameran keris di Gedung DPR, Rabu (20/5/2015). [suara.com/Bagus Santosa]

Pameran keris sebagai penghargaan bagi leluhur.

Suara.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggelar pameran keris di Gedung DPR, Senayan, Jakarta. Pameran keris dengan tema "Keris Nusantara Sebagai Simbol Kebangkitan Bangsa" itu digelar dalam rangka peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), 20 Mei.

Pameran keris dibuka Ketua DPR Setya Novanto dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Pembukaan pameran juga dihadiri tokoh sesepuh keris Indonesia, Haryono Haryoguritno, dan Ketua Serikat Nasional Perkerisan Indonesia (SNKI), Erman Soeparno.

"Pameran ini sebagai penghargaan untuk leluhur kita. Kita ingin mengajak rakyat ke rumah rakyat," ujar Fadli Zon, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2015).

Keris, kata Fadli, merupakan kebudayaan khas Indonesia dan sudah diakui UNESCO pada 2005 sebagai warisan agung budaya dunia. Keris sendiri sudah ada sejak abad 10 dan masih awet hingga saat ini.

Selain itu, sambungnya, keris merupakan kebudayaan yang menjadi "pegangan" dari sejumlah tokoh, contohnya Soekarno, Muhammad Hatta, Jenderal Sudirman dan Pangeran Diponegoro, yang menjadikan keris tidak hanya sebagai senjata tapi sudah merupakan "pegangan".