Para Istri Anggota DPR Aksi Sosial di Probolinggo

Siswanto
Para Istri Anggota DPR Aksi Sosial di Probolinggo
Ilustrasi gedung DPR dan MPR [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Target dari kegiatan ini adalah menangani pengobatan gratis kepada seribu orang.

Suara.com - Musibah kekeringan yang melanda beberapa daerah di Indonesia menimbulkan berbagai penyakit di masyarakat salah satunya inspeksi saluran pernafasan atas. Melihat kondisi demikian Persaudaraan Istri Anggota DPR RI bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Probolinggo menggelar pengobatan gratis kepada masyarakat setempat di Dringu, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

"Sebenarnya ini termasuk dalam program bulanan PIA, karena kebetulan saat ini beberapa daerah terkena dampak kekeringan, kabut asap, maka kami menggelar bhakti sosial pengobatan gratis ini di dua daerah, NTT, dan Kabupaten Probolinggo," kata Ketua Umum PIA, Deisti A. Novanto.

Ada beberapa alasan PIA memilih Kabupaten Probolinggo, di antaranya Probolinggo sendiri memang menjadi salah satu daerah yang terkena musibah kekeringan, dampak kebakaran lahan dan hutan, bahkan beberapa hari belakangan juga menjadi salah satu daerah yang terkena dampak erupsi anak Gunung Rinjani.

Atas masukan dari anggota PIA yang sekaligus menjabat sebagai Bupati Probolinggo, Tantriana Hasan Aminuddin, dipilihlah kabupaten yang identik dengan buah mangga dan anggur ini.

"Ya, ini merupakan wujud nyata kepedulian kami (PIA DPR) dalam membantu meringankan beban masyarakat miskin di Indonesia terutama dalam masalah kesehatan yang dirasa semakin mahal dan semakin sulit dari akses fasilitas kesehatan," kata Deisti.

Sementara itu Bupati Probolinggo, Tantriana Hasan Aminuddin, yang juga sebagai anggota PIA mengaku bangga atas kepedulian PIA terhadap masyarakat Kabupaten Probolinggo.

Lebih lanjut dikatakannya, target dari kegiatan ini adalah menangani pengobatan gratis kepada seribu orang, namun kenyataannya tercatat lebih dari 1100 masyarakat miskin memanfaatkan kegiatan ini untuk memeriksakan kesehatannya.

Dalam acara yang digelar di kantor Kecamatan Dringu tersebut melibatkan 20 dokter umum, satu dokter spesialis, satu dokter spesialis penyakit dalam, 29 perawat, 10 apoteker, lima pembantu apoteker, 20 orang admin. Selain itu, PIA juga menyerahkan bantuan berupa beras kepada para lansia di daerah tersebut.

"Kami berharap kegiatan pengobatan gratis ini tidak berhenti sampai disini, terutama bagi masyarakat penderita penyakit yang cukup serius dan membutuhkan penanganan kesehatan lanjutan. Artinya jika harus dirujuk ke rumah sakit, maka Pemkab Probolinggo dengan dinas kesehatannya harus membantunya," kata Wakil Ketua PIA Grace Fadli Zon yang turut serta dalam kegiatan tersebut.