Komisi X: Medali Emas Tontowi/Liliyana Jadi Kado Terindah HUT RI
Komisi X pun mengucapkan syukur, selamat dan terima kasih kepada para atlet.
Suara.com - Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-71 dirasakan semakin sempurna dengan hadirnya kemenangan ganda campuran bulutangkis, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, di Olimpiade 2016 di Rio de Jainero, Brasil. Ketua Komisi X DPR RI, Teuku Riefky Harsya, mengapresiasi perolehan medali emas ini dan menyebutnya sebagai kado terindah HUT RI.
"Tontowi dan Liliyana telah mempersembahkan kado terindah kepada rakyat Indonesia yang sedang merayakan Hari Kemerdekaan ke-71. Komisi X mengucapkan syukur, selamat dan terima kasih kepada Tontowi dan Liliyana yang telah berhasil melanjutkan kembali torehan tinta emas bagi olahraga Indonesia, sekaligus mengharumkan nama bangsa kita di mata dunia," kata Riefky, melalui rilisnya, Kamis (18/8/2016).
Riefky menambahkan, raihan medali emas tersebut juga semakin melengkapi pencapaian Indonesia sebelumnya. Seperti diketahui, Kontingen Indonesia berhasil meraih dua medali perak lewat cabang olahraga (cabor) angkat besi atas nama Eko Yulianto yang berlaga di kelas 62 kg dan Sri Wahyuni Agustiani di kelas 48 kg.
"Khusus kepada Eko Yulianto dan Sri Wahyuni yang beberapa hari sebelumnya telah sukses merebut dua medali perak, salut atas perjuangannya menjaga tradisi medali angkat besi kita di Olimpiade," imbuh Riefky.
Politisi F-PD itu pun mengatakan bahwa prestasi gemilang ini tak terlepas dari kekompakan dan profesionalitas yang ditujukkan oleh para pengurus serta pelatih PBSI dan PABBSI. Hal tersebut dinilainya menjadi salah satu kunci keberhasilan prestasi tersebut.
"Hal ini patut dicontoh oleh para pengurus cabang olahraga lainnya, terutama yang sering mempertontonkan konflik pengurus maupun permasalahan akuntabilitas, yang akhirnya menjadi penyebab terhambatnya kualitas dan kontinuitas pembinaan atlet," sorot Riefky.
Mewakili Komisi DPR yang membidangi olahraga, Riefky juga mengingatkan kepada pihak terkait untuk tidak terlalu lama tenggelam dalam euforia kemenangan yang telah diraih. Riefky meminta agar Kemenpora, KOI, Satlak Prima serta KONI, untuk segera mempersiapkan atlet nasional guna menghadapi SEA Games 2017 di Kuala Lumpur dan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang.
"Ini demi tercapainya sukses prestasi atlet Indonesia pada multi-event internasional," pesan politisi asal dapil Aceh itu. [DPR RI]
