Ketua DPR Mengutuk Keras Pelaku Bom Samarinda

Fabiola Febrinastri
Ketua DPR Mengutuk Keras Pelaku Bom Samarinda
Ketua DPR Ade Komarudin [suara.com/Bagus Santosa]

Kepolisian dan TNI diminta tidak lengah terhadap ancaman terorisme.

Suara.com - Ketua DPR RI, Ade Komarudin mengutuk keras pelaku pemboman di depan Gereja Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur. Hal tersebut diungkapkannya usai kunjungan kerjanya di Kabupaten Bekasi, Senin (14/11/2016).

“Saya mengutuk keras pelaku pemboman Gereja di Samarinda hingga sampai menewaskan seorang anak yang tidak berdosa,”ujar Akom, begitu ia biasa disapa.

Terlebih lagi, lanjut Akom, korban yang tewas adalah anak-anak yang notabene merupakan generasi penerus bangsa. Oleh karena itu pihaknya berharap agar kepolisian terus mengusut kasus ini, sekaligus memperketat keamanan di semua wilayah Indonesia. Hal tersebut semata agar tidak terulang kembali kasus seperti ini.

Dikatakan Akom, tindakan terorisme terus mengancam bangsa ini. Oleh karena itu ia berharap Kepolisian dan TNI tidak lengah terhadap ancaman tersebut.

Negara berkewajiban melindungi keamanan dan kenyamanan setiap warganya. Di sisi lain, Akom juga menghimbau agar seluruh masyarakat Indonesia menjaga keutuhan NKRI.
 
“Sebenarnya, saya sangat khawatir saat demo besar lalu ditunggangi oleh aksi teroris. Namun Alhamdulillah hal itu tidak terjadi. Namun sangat disayangkan hal itu terjadi di Samarinda. Kembali saya mengutuk keras hal itu. Sekaligus ikut berduka atas meninggalnya Intan, bocah yang menjadi korban bom tersebut,”pungkasnya.