Komisi IV DPR Inspeksi Gudag Bulog Divre Riau

Fabiola Febrinastri
Komisi IV DPR Inspeksi Gudag Bulog Divre Riau
Komisi IV DPR RI, Hermanto. (dok: DPR)

Stok beras dalam 3 bulan ke depan cukup.

Suara.com - Setelah menetapkan anggaran dan Undang-Undang di DPR pada masa reses persidangan ini, Komisi IV melakukan kunjungan kerja untuk melihat pelaksanaannya di lapangan. Salah satu tempat yang dikunjungi adalah gudang Bulog Divre Riau dan Kepri.

"Bulog diberi amanat anggaran untuk mengelola dan membeli beras rakyat, dan mengelola raskin. Sepenuhnya dari anggaran itu diupayakan semaksimal mungkin, agar Bulog membeli beras dari petani, dan mengalokasikan untuk kepentingan raskin," ucap anggota Komisi IV Hermanto, saat meninjau gudang Bulog Divre Riau di Pekanbaru, baru-baru ini.

Menurut Hermanto, hal tersebut merupakan bagian dari UU pangan, dimana di dalamnya terdapat klausul yang menyebutkan bahwa pemerintah sekuat mungkin untuk memenuhi kebutuhan pangan di dalam negeri yang berasal dari produk-produk-produk petani dalam negeri, dan sekuat mungkin untuk tidak melakukan impor.

"Namun kita masih mendengar dari pihak Bulog, bahwa masih ada sebagian dari beras yang ada berasal dari impor. Harapan kita ke depannya agar impor ini dikurangi," ujarnya.

Berdasarkan pantauan langsung Komisi IV DPR di lapangan, untuk kebutuhan raskin di Riau selama kurun waktu kurang lebih 3 bulan ke depan, stok yang ada sudah mencukupi.