DPR Bersama Rakyat Menuju Indonesia Maju Jadi Tema HUT ke-75

Fabiola Febrinastri
DPR Bersama Rakyat Menuju Indonesia Maju Jadi Tema HUT ke-75
Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani. (Dok : DPR)

Sejak dilantik, DPR RI periode 2019-2024 telah melakukan 5 masa persidangan.

Suara.com - Peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 DPR RI mengambil tema “DPR Bersama Rakyat Menuju Indonesia Maju”. Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani mengatakan, tema tersebut merupakan tekad dan komitmen kita bersama dalam menjalankan fungsi, wewenang, dan tugas DPR, yang akan diarahkan untuk memenuhi harapan rakyat, dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan unggul di berbagai bidang.

Dalam memperkuat upaya kemajuan di Indonesia, masih kata Puan, maka diperlukan suatu kekuatan nasional, yang harus dibangun bersama, melalui kerja bersama. Seluruh komponen bangsa dan seluruh anak bangsa, bergotong royong dengan satu derap langkah yang sama, dalam mengkonsolidasikan seluruh potensi dan sumber daya yang kita miliki untuk dipergunakan dalam membangun kekuatan nasional di bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, dan religi.

“DPR RI memiliki tekad dan komitmen yang tinggi melalui fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan, untuk dapat membangun kekuatan nasional bersama rakyat yang dapat mempercepat capaian Indonesia maju,” kata Puan, dalam pidato laporan kinerja DPR RI tahun sidang 2019-2020 pada Rapat Paripurna DPR RI dalam rangka ulang tahun ke-75 DPR RI di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (1/9/2020).

Puan melanjutkan, pada 29 Agustus 2020, DPR RI merayakan ulang tahun yang ke-75. Tranformasi DPR, dalam menyesuaikan kelembagaannya dengan dinamika politik dan sosial yang berkembang dari masa ke masa, merupakan upaya Bangsa Indonesia, untuk membangun demokrasi berkeadaban yang berlandaskan Pancasila. DPR RI, pada setiap periode, memiliki tantangan dan tuntutan jamannya.

Baca Juga: DPR Ajak Masyarakat Cintai Produk Dalam Negeri

Sejak dilantik, DPR RI periode 2019-2024 telah melakukan 5 masa persidangan. Persidangan DPR RI, sejak Maret 2020, telah dihadapkan pada situasi pandemi Covid-19.

“Namun, hal tersebut tidak mengurangi tekad dan komitmen seluruh Anggota DPR RI untuk melaksanakan fungsi dan tugas konstitusionalnya. DPR RI tetap dapat menjalankan berbagai kegiatan dengan memperhatikan protokol kesehatan,” yakin politisi PDI-Perjuangan itu.

DPR RI, masih kata Puan, dalam menjalankan fungsi legislasi, telah menetapkan 248 Rancangan Undang-Undang (RUU) dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Tahun 2020-2024, dan 37 RUU Prioritas Tahun 2020 sebagai Prioritas RUU hasil penyesuaian dengan situasi pendemi Covid-19.

Perkembangan fungsi legislasi tersebut yakni 6 RUU telah selesai pembahasan dan telah disahkan menjadi UU, 10 RUU sedang dalam Pembicaraan Tingkat I, dan 19 RUU sedang dalam tahap penyusunan.

Dalam menjalankan fungsi legislasi, DPR tidak berdiri sendiri. Sesuai dengan amanat Pasal 20 ayat (2) UUD NRI Tahun 1945, yang menyatakan bahwa setiap RUU dibahas bersama oleh DPR dan Presiden untuk mendapat persetujuan bersama. Oleh karena itu, kinerja fungsi legislasi, merupakan kerja bersama DPR RI dan Presiden.

Baca Juga: Detik-detik Anggota DPR Tinggikan Suara saat Interupsi Puan Maharani

“Menjadi komitmen DPR RI dalam setiap pembahasan RUU untuk membuka ruang bagi partisipasi rakyat dalam memberikan aspirasi, kritik, dan masukan, agar kualitas produk legislasi memiliki legitimasi yang kuat,” komitmen legislator dapil Jawa Tengah V itu.

Paradigma yang harus dikembangkan dalam mengukur kinerja fungsi legislasi DPR RI, adalah pada kualitas produk legislasi, yaitu selain dapat memenuhi kebutuhan hukum nasional dan kepastian hukum, produk legislasi juga harus dapat meningkatkan kemajuan dan kualitas kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam kesempatan ini, Puan dengan didampingi Pimpinan DPR RI lainnya juga menyerahkan Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2019-2020 kepada para Ketua-Ketua Fraksi. Rapat Paripurna ini juga dihadiri para Ketua DPR RI pada periode sebelumnya.


Twitter Dpr

Parlementaria

Berita, fakta dan informasi mengenai seputar yang terjadi di DPR-RI