Komisi VIII DPR Salurkan Bantuan Penanganan Bencana di Banyumas

Fitri Asta Pramesti
Komisi VIII DPR Salurkan Bantuan Penanganan Bencana di Banyumas
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Diah Pitaloka. (Dok. DPR)

Komisi VIII ingin mengetahui fakta dan aspirasi daerah terkait kondisi kelompok miskin dan kelompok rentan di Kabupaten Banyumas.

Suara.com - Komisi VIII DPR RI melakukan kunjungan kerja guna meninjau program pemberdayaan masyarakat miskin dan kelompok rentan, sekaligus menyalurkan bantuan bagi warga terdampak bencan di wilayah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Kunjungan yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Diah Pitaloka tersebut merupakan bagian untuk mengetahui fakta dan aspirasi daerah terkait kondisi kelompok miskin dan kelompok rentan di Kabupaten Banyumas. 

Diah menyebut, kemiskinan merupakan sesuatu yang sudah lama terjadi dan terkadang merupakan masalah multi dimensi sehingga memerlukan fokus dan kerja keras. 

“Apalagi di situasi pandemi Covid-19 seperti ini, masyarakat di daerah tentu saja amat terdampak.” ungkap Diah Pitaloka, di Rumah Dinas Bupati Banyumas, Sabtu (10/04/2021).

Baca Juga: Dua Guru Meninggal Ditembak KKB, Anggota DPR: Polisi Harus Tangkap Pelaku

Masalah kemiskinan, sambung Diah, merupakan masalah sosial yang senantiasa relevan untuk dikaji terus menerus. Bukan saja karena persoalan kemiskinan telah ada sejak lama dan masih hadir, namun gejalanya semakin meningkat seiring dengan krisi multidimensional yang masih dihadapi oleh bangsa Indonesia.

Meski demikian, Diah yakin banyak sekali potensi daerah yang bisa digali di tengah krisis akibat pandemi. Ia lantas menyoroti pertanian dan peternakan Banyumas yang belakangan makin terus berkembang. 

"Ini tentu saja merupakan salah satu potensi, dan Banyumas dapat menjadi kawasan pendukung ketahanan pangan bagi daerah lainnya. Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah untuk menanggulangi kemiskinan, meskipun sampai sekarang kemiskinan tetap ada,” ujar Diah.

Komisi VIII DPR RI, dalam kunjungan ke Banyumas tersebut, juga ingin mendengar masukan daerah berupa data faktual tentang pelaksanaan program pembangunan secara umum dan khusus bidang agama, sosial, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak serta pelaksanaan penanggulangan bencana di daerah. 

Pada kesempatan tersebut, diserahkan juga berbagai bantuan yakni Bantuan DPR RI dan Kementerian Sosial RI untuk penanganan korban bencana alam Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah senilai Rp 297.397.00.

Baca Juga: Beban Bertambah Usai Ristek Gabung, DPR Nilai Perlu Jabatan Wakil Mendikbud

Adapun bantuan berupa 1 unit mobil tangki air, bantuan DPR RI dan BNPB berupa rapid test antigen sebanyak 2.000 test, 20.000 masker kain, 5.000 masker medis, dan 5.000 masker medis anak, bantuan DPR RI dan Kementerian Sosial berupa Asistensi Rehabalitasi Sosial  senilai Rp 15.000.000 bagi usaha sablon dan frozen food.

Juga, batuan rehabilitasi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas senilai Rp 2.250.000.000, bantuan 100 Alquran untuk Kabupaten Banyumas, dan bantuan 50 pcs Kurma.

Merespon dari pengawasan Ketua Tim Kunjungan Komisi VIII DPR RI, Bupati Banyumas Achmad Husein, menyampaikan permasalahan bantuan pemerintan non tunai yang tidak memperdayakan masyarakat setempat.

Contohnya, sambung Achmad, pemberian daging impor yang dibutuhkan masyarakat setempat adalah pemberian dari pembelian masyarakat setempat, hal tersebut mendorong pemberdayaan masyarakat setempat.


Twitter Dpr

Parlementaria

Berita, fakta dan informasi mengenai seputar yang terjadi di DPR-RI