alexametrics

Puan Maharani: Industri Kendaraan Listrik Harus Bisa Dirasakan Rakyat

Fabiola Febrinastri
Ketua DPR RI, Dr. (H. C) Puan Maharani. (Dok: DPR)
Ketua DPR RI, Dr. (H. C) Puan Maharani. (Dok: DPR)

Pemerintah harus ambil andil untuk mendorong pembangunan infrastruktur pendukung.

Suara.com - Ketua DPR RI, Dr. (H.C) Puan Maharani mengapresiasi pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik di Karawang, Jawa Barat. Ia berharap, pembangunan pabrik baterai yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo itu bisa dirasakan manfaatnya oleh rakyat.

“Hilirisasi industri baterai kendaraan listrik ini patut diapresiasi, sehingga kita bisa merasakan nilai tambah yang berlipat ganda ketimbang mengekspor komoditas bahan mentah kita ke luar negeri. Nilai tambah ini juga harus bisa dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” terang Puan, dalam keterangan pers yang diterima oleh Parlementaria, Kamis (16/9/2021).

Politisi PDI-Perjuangan itu menguraikan manfaat yang diharapkan, seperti penyerapan tenaga kerja Indonesia seluas-luasnya hingga harga kendaraan listrik berbasis baterai yang terjangkau oleh masyarakat luas.

“Industri baterai ini menggunakan nikel, sumber daya alam yang banyak terkandung di bumi Indonesia, sehingga pemanfaatannya juga harus untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat,” jelasnya.

Baca Juga: Soal Telegram Kapolri, Anggota DPR: Tak Boleh Ada Lagi Polisi Represif

Selanjutnya, Menko PMK periode 2014-2019 ini ingin, pabrik baterai nantinya tidak hanya menjadi babak baru perkembangan industri kendaraan listrik di dalam negeri, tetapi juga menjadi momentum menciptakan ekonomi ramah lingkungan. Ia menjelaskan, pembangunan pabrik baterai mobil listrik di tengah situasi pandemi ini berpotensi menggenjot pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkualitas.

Ke depan, menurut Puan, pemerintah harus ambil andil untuk mendorong pembangunan infrastruktur pendukung bagi industri kendaraan listrik, sekaligus menarik minat masyarakat untuk beralih ke alat transportasi yang lebih ramah lingkungan.

“Harus terus disosialisasikan ke masyarakat luas bahwa kendaraan listrik lebih hemat dan ramah lingkungan, ketimbang bahan bakar minyak,” tandasnya.


Twitter Dpr

Parlementaria

Berita, fakta dan informasi mengenai seputar yang terjadi di DPR-RI