alexametrics

Saleh Daulay: Segera Gunakan Vaksin Dalam Negeri

M Nurhadi | Restu Fadilah
Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay. Foto: Dok/Man
Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay. Foto: Dok/Man

Dengan menggunakan vaksin dalam negeri, akan banyak manfaat yang didapat daripada membeli vaksin impor yang menghabiskan anggaran negara.

Suara.com - Vaksin produksi dalam negeri harus segera digunakan, karena sudah melewati serangkaian uji klinis dan riset yang ketat.

Dengan menggunakan vaksin dalam negeri, akan banyak manfaat yang didapat daripada membeli vaksin impor yang menghabiskan anggaran negara.

Hal ini disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay dalam keterangan persnya, Selasa (23/11/2021).

"Saya dengar, telah ada vaksin produksi dalam negeri yang telah mendapatkan EUA dari BPOM. Nah, ini kan, peluang besar untuk memenuhi kebutuhan vaksin secara nasional. Kalau sudah mendapatkan EUA, berarti vaksin tersebut telah melewati seluruh tahapan riset yang ketat," kata dia.

Baca Juga: Info Vaksin Surabaya Hari Ini Rabu 24 November 2021, Ada Vaksinasi Massal Pakai Sinovac

Emergency Use Authorization (EUA) merupakan kebijakan BPOM untuk persetujuan penggunaan vaksin dalam kondisi darurat dalam menangani pandemi Covid-19. Dengan keluarnya UEA ini, tidak ada alasan lagi untuk segera digunakan di dalam negeri.

Sangat disayangkan bila hal ini tidak dimanfaatkan untuk rakyat Indonesia sendiri. Apalagi, sampai sekarang belum diketahui kapan pandemi akan berakhir.

Menurut Ketua Fraksi PAN DPR ini, ada beberapa alasan mengapa penggunaan vaksin produk lokal ini mendesak. Pertama, Indonesia harus benar-benar berdaulat dalam pemenuhan kebutuhan vaksin Covid-19. Sejauh ini, Indonesia telah banyak menghabiskan anggaran untuk membeli vaksin dari negara lain.

"Nah, kalau kita memakai produk lokal, maka anggaran yang cukup besar itu tidak lari ke luar negeri. Selain pajak, anggaran tersebut diyakini juga bisa dimanfaatkan untuk membangkitkan roda perekonomian kita," jelas Saleh.

Kedua, kebutuhan vaksin dalam negeri akan sangat besar mengingat adanya rencana pemerintah untuk memberikan booster ketiga pada awal tahun 2022. Menurut penjelasan Kemenkes, kalau semua target sasaran dijangkau, masih dibutuhkan ratusan juta dosis vaksin.

Baca Juga: Info Vaksin Tangerang Hari Ini Rabu 24 November 2021, Ada di Tangcity Mall Pakai Moderna

"Kebutuhan vaksin ini akan terus berlanjut. Kemarin dijelaskan bahwa efektivitas vaksin hanya 6 bulan. Setelah itu, dibutuhkan suntikan dosis baru lagi. Kalau ini terus berlanjut, tentu akan sangat berat jika kita terus berharap dari negara lain," katanya.


Twitter Dpr

Parlementaria

Berita, fakta dan informasi mengenai seputar yang terjadi di DPR-RI