Sowan ke PWNU Jatim, Puan Maharani Dapat Wejangan tentang Intisari Pancasila

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah
Sowan ke PWNU Jatim, Puan Maharani Dapat Wejangan tentang Intisari Pancasila
Ketua DPR, Puan Maharani saat sowan ke PWNU Jatim. (Dok: DPR)

"Kemerdekaan Indonesia ini merupakan berkah luar biasa bagi NU dan juga bangsa Indonesia"

Suara.com - Ketua DPR RI, Puan Maharani bertemu dengan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur. Kehadiran Puan disambut dengan hangat oleh Wakil Rais Syuriah, KH Agoes Ali Masyhuri serta sejumlah pengurus PWNU Jatim lainnya.

“Saya diberi wejangan oleh Kyai Ali bahwa silaturahmi itu intinya adalah gotong royong sementara gotong royong itu inti sari dari Pancasila. Bahwa kehidupan berbangsa dan bernegara, untuk membangun bangsa Indonesia, apalagi dalam situasi yang sekarang terkena pandemi Covid-19, perlu gotong royong dari semua pihak,” kata Puan dalam keterangan tertulisnya pada Rabu, (2/3/2022).

Politisi PDI-Perjuangan itu mengatakan, dalam pertemuan tersebut, para masyayikh NU yang hadir yakni Gus Ali dan Kyai Marzuki, menyegarkan lagi ingatannya tentang silaturahmi dan kedekatan yang terjalin antara Sukarno, kakeknya, dengan Hadratussyekh K.H. Hasyim Ashari, juga antara Megawati, ibundanya dengan KH Abdurrahman Wahid atau Gusdur.

“Silaturahmi ini saya lakukan sebagai Ketua DPR RI dan sebagai cucu proklamator Bung Karno yang menjalin hubungan dekat dengan Kyai Haji Hasyim Ashari, kemudian dilanjutkan dengan Ibu Mega bersama dengan Gus Dur, dan sekarang saya berusaha menjahit kembali silaturahmi dan kedekatan yang pernah ada dalam dua generasi tersebut," urai Puan.

Baca Juga: Sambangi Kabupaten Sumenep, Puan Maharani Imbau Kades Optimalisasi Dana Desa

Bagi Puan sendiri, Jawa Timur memiliki nilai emosional yang besar.

"Di Jawa Timur ini Bung Karno lahir dan besar, kemudian wafat dan dimakamkan di Jawa Timur. Karenanya, saya sebagai salah satu cucu Bung Karno, merasa punya kedekatan secara psikologis dengan  Jawa Timur,” kata mantan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) tersebut.

Puan berharap, Jawa Timur bisa menjadi tempat bersemi dan berkembangnya cita-cita dari para pendiri bangsa yang terangkum dalam dasar negara, Pancasila.

"Sehingga, apa yang dilakukan oleh Bung Karno dan apa yang dilakukan oleh tokoh-tokoh yang ada di NU Insya Allah bisa diteruskan oleh kita semua secara bergotong royong dalam membangun bangsa dan negara,” kata Puan.

Pentingnya menghidupkan kembali gotong royong dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan salah satu pokok pembicaraan yang mencuat dalam pertemuan antara Puan dengan PWNU Jawa Timur itu. Puan juga bercerita bahwa ia diberi wejangan oleh Kyai Ali bahwa silaturahmi merupakan inti dari gotong royong yang merupakan sari dari Pancasila.

Baca Juga: Masih Banyak Jalan Desa Rusak, Ketua DPR Minta Kades Optimalkan Dana Desa

Dalam pertemuan tersebut pula, Kyai Ali menyatakan apresiasinya atas silaturahmi Puan tersebut dengan menyitir sebuah hadits Nabi yang mengatakan bahwa orang-orang yang merawat silaturahminya, akan memiliki rezeki yang baik dan umur yang panjang.


Twitter Dpr

Parlementaria

Berita, fakta dan informasi mengenai seputar yang terjadi di DPR-RI