facebook

Ketua DPR Pimpin Penghijauan di Lahan Eks Tambang di Babel

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah
Ketua DPR, Puan Maharani. (Dok: DPR)
Ketua DPR, Puan Maharani. (Dok: DPR)

Gerakan Penghijauan ini diharapkan tidak menjadi seperti kembang api.

Suara.com - Ketua DPR, Puan Maharani memimpin kegiatan ‘Hijau Biru Babel-ku’ penghijauan di Pangkalpinang, Bangka Belitung (Babel) atas permintaan langsung Penjabat (Pj) Gubernur Babel, Ridwan Djamaluddin. Puan mengingatkan agar program rehabilitasi di bekas lokasi tambang harus berjalan secara berkelanjutan.

Launching gerakan ini dilakukan secara simbolis dengan cara penanaman pohon di salah satu lokasi bekas tambang timah ilegal di Kota Pangkalpinang.

“Rawatlah alam yang sudah memberikan begitu banyak kepada kita. Jangan habis manis, sepah dibuang,” kata Puan dalam keterangan persnya, Senin (20/6/2022).

Puan turut mengingatkan agar semua pihak yang memanfaatkan Sumber Daya Alam (SDA) di Indonesia harus bertanggung jawab untuk pemulihannya kembali. Menurutnya, gerakan penghijauan mutlak perlu dilakukan.

Baca Juga: Survei LSP: Prabowo Subianto Capres Teratas, Puan Maharani Bisa Jadi Kuda Hitam

“Kita jangan hanya berpikir tentang menerima atau mengambil Sumber Daya Alam saja, tetapi kita juga harus berpikir bagaimana memberi kembali kepada alam Indonesia,” tutur mantan Menko PMK itu.

Sejak awal usaha tambang dilakukan harus sudah dipersiapkan kegiatan rehabilitasinya. Penghijauan yang dilakukan, termasuk reklamasi pada bekas lahan tambang, tidak boleh hanya sekedar bentuk pemenuhan syarat perizinan.

“Karena ini adalah sebuah tangungjawab kita kepada keberlanjutan alam, keberlanjutan bangsa Indonesia. Alam Indonesia adalah bagian tidak terpisahkan dari keberlangsungan kehidupan kita dan identitas kebangsaam serta kesatuan manusia dan tempatnya,” papar Puan.

DPR RI mengapresiasi Gerakan Penghijauan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Puan menegaskan, pemerintah punya kewajiban turun tangan dalam merawat alam, apalagi penambangan ilegal marak terjadi di Babel.

“Dengan merawat alam kita berharap dapat memperbaiki kualitas lingkungan/ekologi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan tetap mendorong produktivitas lahan,” ujarnya.

Baca Juga: Ungkap Mata Adalah Anugerah Luar Biasa dari Yang Maha Kuasa, Puan Maharani Buka Operasi Katarak Gratis

Politisi PDI-Perjuangan itu pun menyebut pemerintah tidak bisa sendirian dalam menjaga alam. Menurutnya, diperlukan kerja sama dan gotong royong dari berbagai pihak untuk menjaga alam Indonesia, termasuk pihak swasta dan masyarakat sendiri.


Twitter Dpr

Parlementaria

Berita, fakta dan informasi mengenai seputar yang terjadi di DPR-RI