DPR Minta Pemerintah Pusat dan Daerah Cepat Tangani Korban Gempa Cianjur

Fabiola Febrinastri
Ketua DPR RI, Dr. (H. C) Puan Maharani. (Dok: DPR)
Ketua DPR RI, Dr. (H. C) Puan Maharani. (Dok: DPR)

Sebanyak tujuh kecamatan dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat gempa.

Suara.com - Ketua DPR RI, Dr. (H.C) Puan Maharani meminta pemerintah pusat dan daerah tanggap bencana menyusul gempa bumi berkekuatan 5,6 M yang terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022), pukul 13.30 WIB. Ia menegaskan, keselamatan warga harus menjadi prioritas.

Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga sore ini tercatat 46 orang tewas akibat gempa dan 700 orang mengalami luka-luka.

“Atas nama DPR dan pribadi, saya menyampaikan duka cita mendalam untuk para korban meninggal akibat gempa bumi yang melanda wilayah Cianjur dan sekitarnya,” kata Puan dalam keterangan tertulisnya kepada Parlementaria, Senin (21/11/2022).

Puan meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bekerja sama dengan stakeholder terkait dan para relawan dalam mempercepat evakuasi korban. Ia juga mengingatkan agar korban luka-luka segera mendapat penanganan, mengingat banyak pasien korban gempa yang terpaksa menjalani perawatan di halaman RSUD Cianjur, karena IGD RS tersebut tak mampu menampung pasien korban gempa yang terus berdatangan dari berbagai daerah.

Baca Juga: Sambut Puan Bareng Gibran, Ganjar Ditanya Puan Soal Batik yang Mereka Kenakan karena Mirip

“Segera bangun rumah sakit darurat, dan perbanyak bantuan tenaga medis untuk membantu korban gempa di Cianjur. Priorotaskan keselamatan warga. Korban luka harus segera ditangani, apalagi tidak sedikit anak-anak yang menjadi korban,” tegas Mantan Menko PMK ini.

Lebih lanjut, Puan mendorong adanya kerja sama lintas kementerian dan lembaga dalam mempermudah penanganan darurat rencana. Sebanyak tujuh kecamatan dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat gempa.

“Upayakan bantuan cepat diberikan, termasuk untuk daerah yang terisolir akibat gempa. Logistik dan kebutuhan medis harus cepat sampai,” ungkap Cucu Proklamator, Bung Karno, ini.

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI ini pun mengingatkan agar lokasi penampungan atau pengungsian korban memperhatikan kenyamanan dan keamanan warga. Puan meminta pemerintah sigap menyiapkan segala kebutuhan masyarakat.

“Termasuk pasokan listrik dan air. Kemudian selimut, dan alas tidur bagi warga khususnya korban anak, lansia, ibu hamil dan ibu menyusui,” tuturnya.

Baca Juga: Ganjar Sambut Puan di Jawa Tengah, Bahlil: Kemesraan Ini Janganlah Cepat Berlalu...

Gempa bumi yang terasa hingga wilayah Jakarta dan sekitarnya juga menyebabkan tanah longsor di sejumlah lokasi, termasuk ruas jalan nasional Puncak-Cipanas-Cianjur hingga akses jalanan lumpuh.

Selain itu, gempa juga merusak beberapa sarana umum di Cianjur seperti pondok pesantren (ponpes), rumah sakit, hingga gedung pemerintahan. Ada banyak juga rumah warga yang mengalami kerusakan parah akibat gempa.

Untuk itu, Puan mengatakan DPR RI akan mendorong bantuan kepada warga yang rumahnya rusak agar diberikan semaksimal mungkin.

"Penanganan pasca-gempa harus dilakukan dengan optimal," tegasnya.

Di sisi lain Puan pun menyoroti laporan BNPB yang menyatakan banyak korban meninggal dunia lantaran kondisi rumah-rumah di Cianjur yang tidak tahan gempa. Oleh karenanya, Puan memastikan DPR akan ikut mengawal proses penanganan pasca-gempa.

“Kami mendorong pemerintah memperhatikan agar rumah-rumah di wilayah rawan gempa disiapkan untuk yang tahan gempa. Ini harus menjadi perhatian serius,” sebutnya.

Puan juga mengimbau warga untuk terus waspada terhadap bencana alam yang mungkin terjadi. Ia mengatakan, semua daerah rawan bencana harus selalu siaga.

“Hati-hati dengan kemungkinan adanya gempa bumi susulan. Terus waspada dan selalu antisipasi terhadap bencana,” tutup Puan.


Twitter Dpr

Parlementaria

Berita, fakta dan informasi mengenai seputar yang terjadi di DPR-RI