Bamsoet: Puteri Indonesia Harus Jadi Duta Pancasila di Dunia

Fabiola Febrinastri | Dian Kusumo Hapsari
Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo  menjadi juri di acara Grand Final Puteri Indonesia 2019, di Jakarta, Jumat malam (8/3/2019).  
Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo menjadi juri di acara Grand Final Puteri Indonesia 2019, di Jakarta, Jumat malam (8/3/2019).  

Para finalis harus membumikan Pancasila di hati mereka.

Suara.com - Anggota Dewan Juri Puteri Indonesia, yang juga Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo, minta Puteri Indonesia 2019, Frederika Alexis Cull dari DKI Jakarta 1, yang baru saja  terpilih dan dinobatkan menjadi Puteri Indonesia untuk menjadi duta yang membumikan Pancasila di berbagai belahan dunia.

Spirit Pancasila yang digali dari jati diri bangsa Indonesia oleh Presiden Soekarno, terbukti mampu mengharmoniskan 300 kelompok etnik dengan 1.340 suku bangsa di bawah naungan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Banyak negara dunia yang heran, kenapa Indonesia yang wilayahnya begitu luas dan penduduknya beraneka ragam, namun sampai hari ini masih tegak berdiri. Tidak ada perpecahan, permusuhan, apalagi perang saudara sebagaimana yang terjadi di berbagai negara besar lainnya. Jawabannya adalah karena kita punya Pancasila," tegas Bamsoet, usai menjadi juri di acara Grand Final Puteri Indonesia 2019, di Jakarta, Jumat (8/3/2019) malam.  

Ia menjelaskan, para finalis Puteri Indonesia 2019 adalah perempuan terpilih yang suaranya tak hanya didengar oleh orang banyak, melainkan juga punya pengaruh besar. Oleh karena itu, sebelum membumikan Pancasila ke berbagai belahan dunia, terlebih dahulu para finalis harus membumikan Pancasila di hati mereka.

"Pancasila bukan sekadar mantra, melainkan spirit hidup yang menghargai perbedaan dalam bingkai persaudaraan. Sebagaimana Tuhan menciptakan manusia yang pada hakikatnya berbeda-beda bukanlah untuk membenci atau menyebar benih permusuhan, melainkan untuk saling mengenal satu sama lain," ujarnya.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini juga mengingatkan para finalis, pergaulan internasional yang akan mereka hadapi harus dibentengi dengan jiwa nasionalisme. Manfaatkan berbagai kesempatan di dunia internasional untuk lebih mengenalkan Indonesia.

"Jadikan nasionalisme bukan hanya jargon di mulut, melainkan ditunjukan dalam sikap keseharian. Cintai negeri ini secara tulus, karena saat orang lain melihat kalian, mereka sedang melihat Indonesia. Karena itu, jadilah cermin yang baik bagi Indonesia," tutur Bamsoet.

Walaupun malam ini hanya satu orang yang terpilih menjadi Puteri Indonesia 2019, Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini memuji kualitas seluruh finalis. Di balik kecantikan, mereka juga punya kecerdasan dan perilaku yang menawan. Kehadiran 39 finalis dari 34 provinsi di Indonesia ini semakin menguatkan peran perempuan di berbagai bidang kehidupan.

"Para finalis sudah memberikan yang terbaik. Mereka adalah pemenang bukan hanya bagi diri pribadi, keluarga, daerah maupun pendukungnya. Mereka telah menjadi pemenang bagi perempuan Indonesia," terang Bamsoet.

Kepada Frederika Alexis Cull dari DKI Jakarta, yang terpilih sebagai Puteri Indonesia 2019, Dewan Pakar KAHMI ini berpesan agar jangan berpuas diri. Kemenangan di ajang Puteri Indonesia 2019 bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan sebuah awalan dari jalan panjang yang akan ditempuh.

"Berbagai bekal yang telah didapat selama mengikuti Puteri Indonesia 2019 harus dimaksimalkan, agar semakin mengibarkan peran perempuan Indonesia di kancah internasional," tambahnya. 

Frederika dinobatkan sebagai pemenang menyisihkan  39 finalis yang berasal dari 34 provinsi di Tanah Air. Ia akan mewakili Indonesia di ajang Miss Universe 2019 yang akan digelar di Seoul, Korea Selatan.

Gadis kelahiran Jakarta 5 Oktober 1999 itu, sejak belia sudah menunjukkan kepeduliannya pada lingkungan sosial. Sejak sekolah di British School, Frederika bersama-rekannya merintis sebuah aksi sosial bernama "Sekolah Biasa", yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Sementara itu, runner-up 1 jatuh pada Jolane Marie Cholock Rotinsulu, yang berasal dari Sulawesi Utara. Dia akan mewakili Indonesia di ajang Miss Internasional 2019.

Runner-up 2 adalah berasal dari Finalis Jawa Barat, Jessica Fitriana Martasari, yang akan bersaing di ajang Supranational 2019.

Dalam acara tersebut, ada pula anugerah Miss Persahabatan 2019, yang dinobatkan kepada Diah Ayu Lestari dari DKI Jakarta 3.


Twitter Dpr

Parlementaria

Berita, fakta dan informasi mengenai seputar yang terjadi di DPR-RI
Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS