Utut Adianto : Keberhasilan Inspektorat adalah Selamatkan Uang Negara

Fabiola Febrinastri
Utut Adianto : Keberhasilan Inspektorat adalah Selamatkan Uang Negara
Wakil Ketua DPR RI Utut Adianto saat menjadi keynote speaker pada seminar yang bertema "Perempuan dalam Profesi Audit Internal di Indonesia Peluang dan Tantangan". (Dok : DPR)

Nantinya akan ada panduan praktis terkait audit internal yang akan dilakukan.

Suara.com - Inspektorat memiliki peran dalam melakukan pengawasan internal di setiap kementerian dan lembaga di Indonesia. Wakil Ketua DPR RI, Utut Adianto mengatakan, yang menjadi tolok ukur keberhasilan inspektorat adalah ketika ia berhasil menyelamatkan uang negara.

Hal tersebut diungkapkan Utut, saat didapuk menjadi keynote speaker dalam seminar yang diselenggarakan Inspektorat Utama (Ittama) DPR bekerja sama dengan The Institute of Internal Auditors (IIA) Indonesia, bertema "Perempuan dalam Profesi Audit Internal di Indonesia Peluang dan Tantangan", di Ruang Abdul Muis, Gedung Nusantara DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (2/4/2019).

“Hemat saya, keberhasilan Inspektorat  bukanlah ketika ia berhasil memenjarakan orang, tapi mencegah pemborosan, mencegah anggaran yang tidak perlu, dan mencegah penyimpangan anggaran, itu konsepnya. Ujung-ujungnya menyelamatkan uang negara,” ungkap Utut.

Wakil Ketua Koordinator Bidang Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) dan Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) ini berharap, nantinya akan ada panduan praktis terkait audit internal yang akan dilakukan. Panduan tersebut penting, mengingat selama ini auditor seolah-olah menjadi hantu yang menakutkan.

Baca Juga: Survei Indikator Politik: Cuma 8 Partai Ini yang Lolos ke DPR RI

Antara auditor dengan yang diperiksa seringkali tidak ada komunikasi yang baik, sehingga yang bila auditor mendatangi suatu bagian atau instansi, ia cenderung ditakuti.

“Padahal ini loh yang mau diperiksa, ini best practice-nya, ini kisi-kisinya. Dengan adanya panduan, do and done-nya menjadi jelas,” tegas politisi PDI-Perjuangan itu.

Idealnya, tambah Utut, ke depan, IIA perlu mengundang perwakilan dari daerah untuk hadir pada forum seminar nasional dengan menghadirkan Menteri Keuangan dan Badan Pemeriksa Keuangan. Mereka bisa merumuskan kebijakan yang disepakati secara nasional dengan memperhatikan local wisdom dari setiap daerah.

Berbicara mengenai Inspektorat Utama (Ittama) DPR sebagai Auditor Internal Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian DPR, Utut berpendapat, kinerja Ittama DPR sudah membaik.

“Memperbaiki diri itu perlu waktu, yang jelas relnya mengarah pada perbaikan, mulai dari akuntabilitas, DPR zaman now yang bisa diakses masyarakat. Ke depan, anggaran itu bukan hanya berdasarkan fungsi tetapi juga benar-benar untuk perbaikan DPR itu sendiri,” pungkas legislator dapil Jawa Tengah VII itu.

Baca Juga: Ketua DPR : Pengguna Aplikasi DPR Now! Meningkat Signifikan

Turut hadir dalam seminar ini, Sekretaris Jenderal DPR, Indra Iskandar, Inspektur Utama DPR, Setyanta Nugraha, serta sejumlah pejabat di lingkungan Setjen dan BK DPR. Hadir sebagai pembicara, anggota BPK, Isma Yatun, Itjen Kementerian Keuangan, Sumiyati, perwakilan PT. Astra Otoparts Tbk, Suryaningrum, perwakilan Bank Indonesia, Damayanti Johan, dan Inspektur I Ittama DPR, Dewi Barliana.

Adapun moderator seminar adalah Angela Simatupang dari RSM Indonesia, dan semakin meriah dengan hadirnya pejabat dan staf Ittama DPR yang mengenakan pakaian adat beberapa daerah.