alexametrics

Pedagang Tanah Abang Antusias Ikut Vaksinasi, Dasco: Mereka Tolak Kibarkan Bendera Putih

Fabiola Febrinastri
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad. (Dok: DPR)
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad. (Dok: DPR)

Pedagang dari blok lain juga masih meminta penambahan hari untuk vakisnasi.

Suara.com - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad kembali turun kelapangan meninjau vaksinasi di Pasar Tanah Abang. Vaksinasi sendiri dilaksanakan oleh Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IPPI) dan Polri, Jumat (30/7/2021).

Dalam pantauannya, Kordinator Satgas Lawan Covid-19 DPR ditemani sejawatnya, Wakil Ketua Komisi IX, Emanuel Melkiades Laka Lena dan anggota Komisi III, Habiburahman.

"Hari ini kami meninjau vaksinasi yang diselenggarakan Ikatan Pedagang Pasar Indonesia dan Polri. Vaksinasi di sini sudah direncanakan di DPR beberapa waktu lalu," terang Dasco di lokasi.

Dasco melihat, pedagang Pasar Tanah Abang di Blok A hari ketiga vaksinasi cukup antusias. Ia sudah melihat kios-kios yang masih buka dan tetap ingin terus berjualan.

Baca Juga: DPR Desak Pemerintah Percepat Vaksin Covid-19 hingga ke Kampung dan Pedalaman

"Pedagang menyatakan bahwa mereka tidak ingin menyerah, apalagi mengabarkan bendera putih. Mereka ingin vaksinasi supaya bisa terus melanjutkan roda perekonomian dan menang lawan Covid-19," terang Dasco.

Dengan antusiasme pedagang yang mau divaksin, Dasco menyarankan  pengelola pasar supaya vaksinasi hariannya ditambah. Selain itu, pedagang dari blok lain juga masih meminta penambahan hari untuk vakisnasi.

Sementara itu, Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), Abdullah Mansuri menyebut, target vaksinasi di DKI Jakarta sebesar seratus ribu yang sudah berjalan, di Tanah Abang sendiri sebanyak dua puluh ribu vaksinasi.

"Target DKI Jakarta sekitar 100 ribu orang, ini sudah berjalan di Jakarta Timur secara terus-menerus. Tanah Abang antusias pedagangnya, sekitar 20 ribu orang. Ini fase kesekian kali, tapi berkat kerja sama dengan semua pihak, Alhamdulillah berjalan dengan lancar," demikian Abdullah.

Baca Juga: BK DPR Kaji Penerapan PPKM Darurat dari Berbagai Perspektif


Twitter Dpr

Parlementaria

Berita, fakta dan informasi mengenai seputar yang terjadi di DPR-RI