Haornas 2021, Ketua DPR Tegaskan Urgensi RUU Sistem Keolahragaan Nasional

RUU Sistem Keolahragaan Nasional cukup urgent untuk segera diselesaikan.
Suara.com - Ketua DPR RI, Dr .(H.C) Puan Maharani mengajak masyarakat terus mendukung prestasi para atlet nasional di peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas), yang jatuh setiap tanggal 9 September. Puan juga mendorong agar Rancangan Undang Undang (RUU) tentang Sistem Keolahragaan Nasional segera diselesaikan.
RUU Sistem Keolahragaan Nasional (SKN) masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas saat ini. RUU SKN diharapkan menjadi payung hukum dari rancangan besar (grand design) olahraga nasional 2021-2045.
“RUU tentang Sistem Keolahragaan Nasional menjadi salah satu RUU yang fokus diselesaikan oleh DPR di masa sidang ini pada tingkat I bersama pemerintah,” kata Puan, di sela-sela menghadiri konferensi Ketua Parlemen Dunia di Austria, Kamis (9/9/2021).
Puan menilai, RUU Sistem Keolahragaan Nasional cukup urgent untuk segera diselesaikan. Menurut Puan, RUU yang diusulkan sebagai revisi dari UU Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN) tersebut akan menjadi payung hukum peningkatan pembinaan olahraga di Indonesia.
Baca Juga: Puji Risma, DPR Sebut Pendirian SKA Merupakan Lompatan Besar Kemensos
“Pembahasan RUU ini harus melibatkan seluruh elemen masyarakat yang terkait dengan dunia olahraga, dan juga harus terbuka terhadap masukan-masukan termasuk dari kelompok suporter yang punya andil besar dalam sistem keolahragaan kita,” papar politisi PDI-Perjuangan itu.
Di peringatan Haornas 2021, perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu berharap agar para atlet terus meningkatkan prestasi. Puan menyebut, keberhasilan atlet Indonesia di ajang nasional dan internasional menjadi salah satu sarana pemersatu bangsa.
“Semoga teman-teman atlet dapat meningkatkan prestasi agar semakin mengharumkan nama Indonesia, khususnya di kancah dunia,” sebutnya.
Agar para atlet bisa semakin maju dalam prestasi, Puan mendorong pemerintah untuk meningkatkan pembinaan olahraga. Pemerintah juga diimbau fokus dengan pembinaan di cabang olahraga (cabor) potensial pendulang medali di turnamen-turnamen internasional seperti bulutangkis, menembak, angkat besi, panahan, dan atletik.
“Maksimalkan pembinaan atlet-atlet cabor yang selama ini banyak menyumbang prestasi,” ucap Puan.
Baca Juga: PKAKN DPR Hadirkan Seminar Mengawal Efektifitas & Efisiensi Keserentakan Pemilu 2024
Di sisi lain, pemerintah juga diharapkan lebih memikirkan kehidupan mantan-mantan atlet berprestasi yang sudah tidak lagi produktif. Puan menyebut, negara tidak boleh melupakan jasa para atlet yang telah berjuang mengharumkan nama bangsa.