Komisi X Apresiasi Pengelolaan Perpustakaan Kabupaten Semarang

Fabiola Febrinastri
Ketua Komisi X DPR RI Djoko Udjianto mengapresiasi pengelolaan Perpustakaan Kabupaten Semarang. (Dok: DPR)
Ketua Komisi X DPR RI Djoko Udjianto mengapresiasi pengelolaan Perpustakaan Kabupaten Semarang. (Dok: DPR)

Setiap harinya, perputakaan ini dikunjungi 400 - 500 pengunjung.

Suara.com - Ketua Komisi X DPR RI, Djoko Udjianto mengapresiasi pengelolaan Perpustakaan Kabupaten Semarang, yang dikelola Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemerintah Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Pasalnya tak hanya koleksi buku yang cukup banyak, perpustakaan ini juga memiliki kegiatan yang memicu orang untuk membaca buku.

Perpustakaan Kabupaten Semarang memiliki 39 ribu judul buku dan lebih dari 76 ribu eksemplar buku. Setiap harinya, perputakaan ini dikunjungi 400 - 500 pengunjung.

“Perpustakaan ini sudah menjadi bagian dari pada seluruh aktivitas pendidikan di Kabupaten Semarang,” ungkap Djoko, saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X DPR RI ke Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Jumat, (8/3/2019).

Politisi Partai Demokrat ini juga mengungkapkan, perpustakaan ini mampu memberikan memberikan kreativitas pada peserta atau anggota perpustakaan, sehingga tercipta kerajinan tangan, mulai dari tempat tisu hingga boneka.

“Atas kreativitas semacam ini, maka sungguh kami memberikan apresiasi. Ada juga kegiatan yoga di sini, sehingga tak hanya membuat masyarakat pintar membaca buku, tapi juga membuat masyarakat cerdas,” apresiasi Djoko.

Walaupun demikian, Djoko mencatat, masih terdapat keluhan yang diterima usai melakukan dialog dengan para relawan atau simpatisan perpustakaan yang bergerak di bidang literasi. Salah satu yang menjadi catatan adalah kurangnya fasilitas untuk penyandang disabilitas.

“Perlu kita tindaklanjuti dan kita catat sebagai masukan yang baik. Sejumlah pihak memohon untuk memberikan fasilitas terhadap kaum disabilitas, seperti yang saya lihat di Perpustakaan Nasional,” imbuh Djoko.

Legislator dapil Jawa Tengah III ini mengungkapkan, catatan ini sangat berharga dan akan dibahas saat rapat kerja dengan pemerintah untuk minta perhatian pemerintah pada penyandang disabilitas.

“Pemerintah perlu bisa memberikan akses untuk bergeraknya para kaum disabilitas,” ujarnya.

Terlepas dari catatan tersebut, secara keseluruhan, pengelolaan perpustakaan di Ungaran ini relatif baik. Hal-hal yang diungkapkan di atas akan menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan saat Komisi X DPR melakukan pendalaman dengan pemerintah melalui rapat kerja.


Twitter Dpr

Parlementaria

Berita, fakta dan informasi mengenai seputar yang terjadi di DPR-RI
Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS