Ketua DPR Dukung BNN Ubah Ladang Ganja Jadi Lahan Produktif

Fabiola Febrinastri
Bambang Soesatyo, Ketua DPR RI (Youtube DPR RI)
Bambang Soesatyo, Ketua DPR RI (Youtube DPR RI)

Program ini telah sukses dijalankan di Desa Meunasah Bungo, Aceh.

Suara.com - Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo mendukung langkah strategis Badan Narkotika Nasional (BNN) di bawah kepemimpinan Komjen Pol Heru Winarko, untuk menjalankan program Grand Design Alternative Development (GDAD). Dengan demikian BNN tidak hanya sekadar memberangus keberadaan lahan ganja semata, tapi juga mengalihfungsikannya menjadi agrowisata, lahan pertanian produktif, maupun kegiatan lain yang bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Program ini telah sukses dijalankan di Desa Meunasah Bungo, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireun, Aceh. Berkat kerja sama BNN dengan pemerintah daerah dan masyarakat sekitar, lahan ganja seluas 25 hektare berhasil diubah menjadi lahan pertanian produktif, seperti jagung. Langkah taktis BNN ini tak hanya memberantas peredaran ganja, melainkan juga mencegah dengan konsep pemberdayaan masyarakat," ujar Bamsoet, menanggapi berbagai proyek keberhasilan GDAD yang dijalankan BNN di Aceh, Minggu (21/4/2019).

Legislator Dapil VII Jawa Tengah yang meliputi Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara dan Kebumen ini memahami, tidak mudah bagi BNN mengubah perilaku masyarakat yang sebelumnya telah bergantung kepada lahan ganja sebagai sumber pendapatan. Di sisi lain, pemberangusan lahan ganja juga tidak membuat efek jera, lantaran ditutup satu maka tumbuh lagi lahan baru. Begitupun dari segi penindakan hukum yang tidak menghasilkan banyak perubahan.

"Langkah BNN menjalankan GDAD dengan mengedukasi masyarakat dalam memanfaatkan lahan, yang sangat penting dilakukan. Ini menunjukan konsep pemberdayaan untuk pencegahan ternyata lebih jitu dilakukan ketimbang segi penindakan secara hukum," tuturnya.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini mencatat, program GDAD telah dijalankan di tiga kabupaten di Provinsi Aceh sebagai proyek percontohan, yakni di Aceh Besar, Gayo Lues dan Bireun.

"DPR melihat GDAD sebagai langkah positif. Kita akan koordinasi agar berbagai kementerian dan lembaga bisa mendukung, misalnya Kementerian Pertanian, dengan menyiapkan bibit dan pupuk, Kementerian PUPR dengan menyiapkan infrastruktur jalan dan irigasi, serta kementerian dan lembaga lainnya," pungkas Bamsoet.


Twitter Dpr

Parlementaria

Berita, fakta dan informasi mengenai seputar yang terjadi di DPR-RI
Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS