Sufmi Dasco: Idham Azis Bisa Jadi Kapolri

Rendy Adrikni Sadikin
Sufmi Dasco: Idham Azis Bisa Jadi Kapolri
Sufmi Dasco Ahmad. (DPR/Andri/mr)

Tapi, imbuh Dasco, hal itu cuma pendapat pribadinya.

Suara.com - DPR RI menerima surat dari Presiden Joko Widodo soal usulan nama Komisaris Jenderal (Komjen) Idham Azis sebagai calon tunggal Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri). Idham diproyeksi untuk menggantikan eks-Kapolri Jenderal (Purn) Tito Karnavian yang kini menjabat Menteri Dalam Negeri (Mendagri)

Surat Presiden yang meminta persetujuan terhadap rencana pengangkatan Idham Azis telah diterima oleh DPR RI pada 22 Oktober 2019 silam. Hal itu memantik tanggapan dari Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.

Bicara kepada awak media di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (28/10/2019), Dasco bilang Idham Azis memiliki kapabilitas mumpuni untuk menjabat sebagai Kapolri. Tapi, imbuh Dasco, hal itu cuma pendapat pribadinya. Bukan pandangan dari Parlemen secara kelembagaan.

“Saya enggak bisa mewakili seluruh DPR. Tapi kalau menurut saya sosok Pak Idham Azis itu saya pikir dari segi kapasitas, angkatan, hasil kerja, menurut saya sudah memenuhi kapasitas sebagai calon seorang Kapolri,” ujar Pimpinan DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan (Korekku) itu.

Baca Juga: Idham Aziz Jadi Kapolri Disebut Cacat Administrasi, Kompolnas Membela

Dasco mengungkapkan, saat ini, anggota DPR belum ada yang menolak usulan itu. “Apabila tidak ada satu dan lain hal di luar DPR, kemungkinan besar kawan-kawan ya sampai saat ini saya belum melihat adanya penolakan pada sosok yang dikirim oleh Presiden tersebut,” tutur Dasco.

Legislator Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini lebih lanjut menjelaskan, uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test (F&P) terhadap Idham akan dilakukan usai susunan Pimpinan dan Anggota Komisi III DPR RI telah secara resmi disahkan.

“Nanti kawan-kawan di Komisi III DPR sudah mempelajari rekam jejak. Kemudian, sudah mempelajari apa yang sudah dilakukan dan juga sudah mempelajari masalah-masalah apa yang akan dihadapi Kapolri baru. Saya pikir tidak akan keluar dari situ F&P yang dilakukan oleh teman-teman di Komisi III,” tandas Dasco.


Twitter Dpr

Parlementaria

Berita, fakta dan informasi mengenai seputar yang terjadi di DPR-RI