facebook

Hari Ketiga PPKM Darurat, Pimpinan DPR Sidak Pasar dan Mal di Jaksel

Fabiola Febrinastri
Wakil Ketua DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar. (Dok: DPR)
Wakil Ketua DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar. (Dok: DPR)

Pasar pertama yang disidak Gus Muhaimin adalah Pasar Santa Modern.

Suara.com - Memasuki hari ketiga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Ketua Tim Pengawas Penanggulangan Bencana Covid-19 DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar melakukan sidak ke dua pasar di wilayah Jakarta.

Pasar pertama yang disidak Gus Muhaimin adalah Pasar Santa Modern, yang terletak di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Sedangkan lokasi kedua adalah Pasific Place, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Gus Muhaimin menyatakan, dirinya sengaja melakukan sidak guna memastikan kesiapan dan ketaatan seluruh masyarakat tentang penerapan protokol kesehatan dalam melaksanakan aktifitas ekonomi di pasar. Hal ini dimaksudkan agar perekonomian di tengah pandemi bisa tetap berjalan.

"Supaya perekonomian ini bisa berjalan kuncinya adalah masyarakat harus disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan sesuai imbauan pemerintah," kata Gus Muhaimin, Senin (5/7/2021).

Baca Juga: Berlakukan STRP Tanpa Sosialisasi, Anggota Komisi II DPR Kritik Pemprov DKI

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini meminta kepada para pedagang agar di lapak tempat berjualan diberi penyekat dan/atau garis pembatas agar tidak berinteraksi terlalu dengan para pembeli.

Selain itu, Gus Muhaimin juga meminta kepada para pedagang makanan untuk tidak melayani makan di tempat melainkan harus dibungkus guna menghindari kerumunan yang dapat menimbulkan terjadinya penyebaran virus corona.

Dia juga mengimbau manajemen pasar serta aparat pemerintahan setempat untuk selalu aktif turun ke masyarakat, guna memantau penerapan prokes selama pemberlakuan PPKM Darurat.

"Secara garis besar semua pedagang di dua pasar yang saya sidak sudah menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Harapan saya itu berlanjut terus bukan saja saat PPKM ini, tapi seterusnya begitu," tukas Gus Muhaimin.

Baca Juga: Warga Kecewa Aplikasi PeduliLindungi Error Hari Ini, DPR: Harus Jadi Evaluasi Pemerintah!


Twitter Dpr

Parlementaria

Berita, fakta dan informasi mengenai seputar yang terjadi di DPR-RI