alexametrics

Serap Aspirasi Nelayan Banyuwangi, Puan Langsung Minta Menteri KKP Eksekusi

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah
Ketua DPR RI, Puan Maharani saat kunjungan kerja untuk menyerap aspirasi para nelayan di Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (12/11/2021). (Dok: DPR)
Ketua DPR RI, Puan Maharani saat kunjungan kerja untuk menyerap aspirasi para nelayan di Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (12/11/2021). (Dok: DPR)

Para nelayan mengeluh soal langkanya BBM murah.

Suara.com - Ketua DPR RI, Puan Maharani meminta pemerintah memberi akses bahan bakar minyak (BBM) murah kepada nelayan. Permintaan ini disampaikan langsung kepada Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Sakti Wahyu Trenggono yang turut hadir saat menyerap aspirasi para nelaya di Bayuwangi. 

“Gimana, Pak Menteri? Ini mumpung ada menterinya," kata Puan saat kunjungan kerja untuk menyerap aspirasi para nelayan di Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (12/11/2021).

Kepada puluhan nelayan yang hadir, Puan meminta mereka menumpahkan semua unek-uneknya.

"Ayo sampaikan semua. Mumpung ada saya dan Pak Menteri,” kata Puan disambut gembira oleh para nelayan.

Baca Juga: Puji Olahan Laut UMKM Banyuwangi, Puan Minta Upayakan Hilirisasi Tangkapan Nelayan

Mendengar permintaan Puan tersebut, Helmi Tri Suhadi, Ketua Kelompok Nelayan Pantai Marina, Banyuwangi, mengeluarkan unek-unek tentang harga jual hasil tangkapannya yang rendah.

“Kalau musim panen ikan, harganya anjlok, Mbak Puan,” keluh Helmi.

Keluhan juga muncul dari istri nelayan, Rodiatulloh, warga Muncar, Banyuwangi.

"Penghasilan nelayan ini pasang surut. Kami istri-istri nelayan ingin ada pendapatan untuk membantu suami," ungkap Rodiatulloh. 

Puan mengaku gembira mendengar semangat para istri nelayan yang semangat membantu suami mencukupi kebutuhan hidup.

Baca Juga: Rachmat Gobel: Pemda Harus Cari Solusi Atasi Banjir Gorontalo

“Saya senang ini lihat istri nelayan yang bersemangat meningkatkan skill untuk mendapatkan  penghasilan. Bu Menteri PPA dan Bupati Banyuwangi segera  adakan pelatihan buat mereka," kata Puan kepada Menteri Bintang dan Bupati Ipuk.


Twitter Dpr

Parlementaria

Berita, fakta dan informasi mengenai seputar yang terjadi di DPR-RI