Gde Sumarjaya Linggih Dukung Pertamina Geothermal Energy Jadi Pemimpin Penyediaan Energi Berkelanjutan

Fabiola Febrinastri
Gde Sumarjaya Linggih Dukung Pertamina Geothermal Energy Jadi Pemimpin Penyediaan Energi Berkelanjutan
Anggota Komisi VI DPR RI Dapil Bali, Gde Sumarjaya Linggih. (Dok: DPR)

PGEO terus berusaha untuk menjadi pemimpin dalam penyediaan energi berkelanjutan.

Suara.com - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), sebagai perusahaan energi yang fokus pada pengembangan, eksplorasi, dan produksi energi panas bumi di Indonesia terus berkomitmen untuk memanfaatkan potensi panas bumi Indonesia secara optimal guna menyediakan energi bersih dan ramah lingkungan.

Sebagai bagian dari kelompok usaha PT Pertamina (Persero) melalui Subholding Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE), perusahaan ini memiliki peran strategis dalam mendukung diversifikasi sumber energi dan keberlanjutan di negara ini.

Karena itulah, anggota Komisi VI DPR RI Dapil Bali, Gde Sumarjaya Linggih, yang akrab disapa Demer, terus mendorong dan mendukung upaya pengembangan energi bersih dan energi baru terbarukan secara nasional yang dilakukan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO).

Dia juga gencar mensosialisasikan “Peran PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) dalam Proses Transisi Energi Bersih dan Berkelanjutan”, seperti dalam acara sosialisasi yang digelar di Balai Serbaguna Kerta Winangun, Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali Senin (11/9/2023).

Baca Juga: Banyak Daerah Krisis Air Bersih, Puan Maharani Dorong Respons Cepat Pemerintah Bantu Warga

Dalam kesempatan ini, turut hadir pula pengusaha muda, Agung Bagus Arsadhana Linggih, yang akrab disapa Arsa Linggih.

“Melalui kolaborasi dengan pihak-pihak terkait dan penerapan praktik terbaik dalam industri, PT Pertamina Geothermal Energy kita harapkan berusaha untuk tetap menjadi motor penggerak dalam transformasi energi bersih di Indonesia,” harap Gde Sumarjaya Linggih, yang sudah empat periode sebagai wakil rakyat di DPR RI.

Anggota Fraksi Golkar DPR RI Dapil Bali ini lantas menerangkan bahwa potensi energi geothermal atau energi panas bumi di seluruh Indonesia merupakan karunia Tuhan, karena wilayah Indonesia berada di cincin api, namun pemanfaatannya yang belum optimal.

“Kami berharap, Pertamina Geothermal Energy mampu mensosialisasikan dirinya di tengah masyarakat sehingga kehadirannya dipahami bahwa energi geothermal adalah karunia Tuhan yang harus dimanfaatkan dan merupakan energi bersih,” harapnya.

Dengan kepemimpinan yang kuat dalam industri energi panas bumi, PGEO berkomitmen untuk memanfaatkan potensi panas bumi Indonesia secara optimal guna menyediakan energi bersih dan ramah lingkungan. Sebagai pelaku utama dalam industri energi panas bumi di Indonesia, PGEO memiliki portofolio proyek yang luas dan beragam.

Baca Juga: Anggota DPR RI Sampaikan Aspirasi Masyarakat Rempang di Rapat Paripurna, Singgung Pernyataan Jokowi

Dengan teknologi canggih dan tim ahli yang berpengalaman, mereka mengelola rantai nilai produksi energi panas bumi mulai dari eksplorasi hingga distribusi. Memiliki kapasitas terpasang secara own operation sebanyak 672 MW, dan 1205 MW dari Joint Operation Contract (JOC) yang berasal dari 15 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) yang terbagi ke dalam 6 (enam) area operasi.


Twitter Dpr

Parlementaria

Berita, fakta dan informasi mengenai seputar yang terjadi di DPR-RI