facebook

Komisi I: Penunjukan Andika Perkasa Jadi KSAD Sudah Tepat

MN Yunita
Anggota Komisi I DPR, Arwani Thomaf. (Dok:DPR)
Anggota Komisi I DPR, Arwani Thomaf. (Dok:DPR)

Andika pernah menduduki berbagai jabatan penting dan strategis.

Suara.com - Presiden Joko Widodo resmi melantik Letnan Jenderal Andika Perkasa sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) menggantikan Jenderal Mulyono yang sudah memasuki masa pensiun. Penunjukan ini menurut Anggota Komisi I DPR, Arwani Thomafi sudah tepat.

“Pengalaman jabatan penting dan strategis menjadi modal penting bagi Andika. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Penerangan TNI-AD (2013), Komandan Pasukan Pengaman Presiden (Danpaspamres) (2014), Pangdam XII Tanjungpura (2016), serta Pangkostrad (2018),” ujar Arwani dalam keterangan pers yang diterima Parlementaria, Kamis (22/11/2018).

Dengan rekam jejak yang dimiliki Andika, ia berpendapat tidak ada yang janggal dalam pelantikan ini. Menurutnya, penunjukan Andika sebagai KSAD TNI merupakan tour of duty yang lazim dalam sebuah organisasi, termasuk di TNI AD.

Figur Andika Perkasa sebagai KSAD diharapkan memenuhi kebutuhan zaman bagi institusi militer saat ini. Dimana modernisasi alat utama sistem persenjataan (Alutsista) menjadi salah satu pekerjaan rumah yang harus dibereskan oleh Andika.

Baca Juga: Ikut Nikmati Duit Suap, KPK Tahan 2 Anggota DPRD Sumut

Dalam menghadapi tahun politik ini, menurut legislator dapil Jawa Tengah III itu, Andika juga memiliki tugas penting untuk memastikan TNI AD tetap netral pada Pemilu 2019. Netralitas TNI di tahun politik menjadi hal utama untuk melanjutkan reformasi TNI.

Arwani juga mengucapkan selamat atas pelantikan Andika Perkasa sebagai KSAD. Andika sendiri diketahui juga memiliki latar belakang pendidikan umum seperti National Defense University, Harvard University, The George Washinton University.


Twitter Dpr

Parlementaria

Berita, fakta dan informasi mengenai seputar yang terjadi di DPR-RI