alexametrics

Pilkada Serentak harus Berkualitas dan Sejahterakan Masyarakat

Fabiola Febrinastri | Dian Kusumo Hapsari
Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin. (Dok : DPR).
Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin. (Dok : DPR).

Peran Polri sangat penting baik sebelum maupun sesudah atau hasil akhir dari pilkada serentak.

Suara.com - Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin mengharapkan agar pelaksanaan Pilkada Serentak 2020, yang akan dilaksanakan di 270 wilayah se-Indonesia, dapat menghasilkan kualitas demokrasi yang semakin baik dan dapat menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat.

"Kita lihat dan evaluasi pasca Pilkada serentak, tentu kita harapkan demokrasi kita akan lebih baik. Sekaligus mengevaluasi hal-hal yang dipandang masih kurang. Banyak parameter yang perlu dilihat dalam menentukan keberhasilan atau tidaknya suatu pesta demokrasi," kata Azis dalam sebuah diskusi yang dilaksanakan Mabes Polri di Jakarta (17/11/2020).

Azis juga meminta aparat Kepolisian dan penyelenggara pemilu dapat mengantisipasi dan mencari solusi dari kerawanan PIlkada serentak yang diselenggarakan pada 9 Desember 2020 mendatang. Dimana, peran Polri sangat penting baik sebelum maupun sesudah atau hasil akhir dari pilkada serentak.

"Kepolisian harus dapat deteksi dini hal-hal yang akan mengganggu suksesnya pelaksanaan pilkada serentak 2020. Untuk itu Polri harus bekerja sama dengan penyelenggara pemilu agar pilkada serentak sukses dan berjalan sesuai harapan," tandasnya.

Politisi Fraksi Partai Golkar itu meminta agar masyarakat dapat menjadi pemilih cerdas dalam menggunakan hak pilihnya. Jangan sampai pesta demokrasi hanya memilih figur semata namun tidak menciptakan demokrasi yang semakin meningkat. "Jangan sampai masyarakat memilih pasangan calon karena money politik," ujar Azis.

Ia menghimbau kepada pasangan calon yang memenangkan pilkada serentak untuk dapat terus menyejahterakan dan membangun infrastruktur di wilayahnya kelak.

"Biasanya daerah lumbung suara yang memenangkan salah satu calon selalu diperhatikan, namun daerah yang tidak memiliki suara terhadap pasangan pemenang dibiarkan begitu saja. Maka pemenang pemilu harus bijak dan adil terhadap keseluruhan wilayahnya," tutup Azis.


Twitter Dpr

Parlementaria

Berita, fakta dan informasi mengenai seputar yang terjadi di DPR-RI