facebook

IPU ke-144 Bukti Kesiapan Indonesia Terima Kunjungan Wisatawan Asing

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah
Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Putu Supadma Rudana. (Dok: DPR)
Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Putu Supadma Rudana. (Dok: DPR)

Ini juga sekaligus merupakan momentum awal untuk membuka kembali pariwisata Indonesia.

Suara.com - Indonesia menjadi tuan rumah perhelatan Inter-Parliamentary Union (IPU) ke-144 yang akan diselenggarakan di Nusa Dua, Bali pada 20-24 Maret 2022 mendatang.

Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Putu Supadma Rudana menilai, sidang pertemuan parlemen-parlemen dari berbagai negara tersebut menjadi bukti kesiapan Indonesia yang telah kembali siap menerima kunjungan wisatawan asing.

"Sidang ini menjadi strategis, karena pertama dan utamanya kita ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia telah menerapkan protokol kesehatan secara maksimal. Indonesia juga telah siap untuk membuka border-nya khususnya border untuk penerbangan udara, kita telah siap juga untuk menerima delegasi dan kunjungan para wisatawan," ungkap Putu dalam Focus Group Discussion (FGD) dengan Alumni Parlemen Remaja, di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Selasa (15/3/2022).

Putu menambahkan, IPU ke-144 merupakan momentum awal untuk membuka kembali pariwisata Indonesia. Kunjungan delegasi dari berbagai negara diharapkan akan memberikan kepercayaan bagi wisatawan asing bahwa Indonesia telah siap menerima kunjungan wisatawan.

Baca Juga: Kemenag Turunkan Usulan Biaya Haji Jadi Rp42 Juta, Anggota Komisi VIII DPR: Masih Terlalu Tinggi

"Untuk peningkatan ekonomi dan lainnya tentu kita harapkan adalah bagaimana kunjungan ini akan memberikan trust kepercayaan sehingga ke depan mereka akan memahami bahwa Indonesia telah siap untuk menerima kunjungan wisatawan mancanegara," imbuhnya.

Lebih lanjut, kehadiran 115 delegasi dari berbagai negara tersebut menjadi momen yang penting. Sebab, event ini membuktikan bahwa Indonesia siap melaksanakan event-event internasional dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Yang kedua mereka akan melihat secara langsung event yang akan dilaksanakan di Nusa Dua dan juga karena tidak ada karantina bisa melihat berkeliling atau mungkin ke daerah lain misalnya Yogyakarta ataupun ke timur Indonesia dan melihat dan bisa menggaungkan ini melalui sosial media," sebut legislator daerah pemilihan (dapil) Bali tersebut.


Twitter Dpr

Parlementaria

Berita, fakta dan informasi mengenai seputar yang terjadi di DPR-RI